Antisipasi Banjir, Kali dan Saluran Penghubung di Jakarta Selatan Dikeruk

JAKARTA (Pos Kota) – Mengantisipasi banjir dan genangan saat puncak musim hujan pada Januari-Februari 2018, Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan intens mengeruk kali dan saluran penghubung (Phb) di 10 kecamatan.

“Kami berupaya meminimalisir banjir dan genangan saat puncak musim hujan pada Januari-Februari mendatang,” kata Kepala Sudin SDA Jaksel, Holi Susanto di lokasi pengerukan saluran Phb Swadarma, Bintaro, Rabu (27/12).

Di lokasi tersebut lazimnya saat hujan deras menimbulkan genangan di sekitarnya, akibat saluran Phb yang dangkal. Kondisi ini dikeluhkan warga setempat karena menyebabkan kenyamanannya terganggu.

Mengatasi genangan di saluran Phb Swadarma itu, Sudin SDA Jaksel mengerahkan satu section ekskavator spider untuk pengerukan lumpur dan sedimen kali.

Holi melanjutkan pihaknya juga menerjunkan sejumlah alat berat untuk mengeruk lumpur di sejumlah kali agar daya tampung atmosphere bertambah sehingga banjir dan genangan teratasi. Di antaranya pengerukan Kali Krukut segmen Tendean-Rengas, Kebayoran Baru, pengerukan Kali Mampang segmen Kemang Utara 9, dan pengerukan Kali Pulo di Pasar Minggu.

Sedangkan di tingkat kecamatan antara lain pengurasan saluran oleh Satuan Tugas (Satgas) SDA Kecamatan Tebet yang nyemplung di saluran Jln Casablanca, Kelurahan Menteng Dalam.

Warga Menteng Dalam mengatakan pengurasan saluran di Jalan Casablanca sudah mendesak karena saluran mampet oleh edimen yang menebal. “Jangankan hujan deras, hujan nggak sampai setengah jam saja bisa memicu genangan,” keluh Danang, warga Menteng Dalam.

Adapun Satgas SDA Kecamatan Pancoran mengebut pengangkutan hasil kurasan dan melanjutkan kembali pengurasan saluran di Jln Amil, Kelurahan Kalibata. (Rachmi)

More about ...