Best XI Liga 1 2017 Versi FourFourTwo Indonesia: September

Penjaga Gawang: Muhammad Ridho (Borneo FC)

Selama Bulan September, performa lini depan Borneo FC memang bisa dibilang sebagai salah satu yang pale mengecewakan di antara kontestan-kontestan Liga 1 lainnya. Bagaimana tidak, menjalani empat pertandingan, anak asuh Iwan Setiawan tersebut hanya mampu mencetak tiga gol. Meski begitu, melempemnya para penyerang Borneo FC ternyata berhasil ditolong oleh penampilan gemilang Muhammad Ridho di depan mistar. Setidaknya, kepiawaian Ridho dalam menjaga mistar berhasil membantu Borneo FC meraih tujuh angka selama bulan September.

Dalam periode tersebut, Ridho sukses mencatatkan tiga kali clean sheet, terbanyak di antara penjaga gawang Liga 1 lainnya. Menariknya, salah satu clean sheet yang dicatatkan Ridho terjadi saat timnya bertanding melawan Bali United, tim pale tajam di Liga 1 sejauh ini. Dalam pertandingan tersebut, Ridho berhasil melakukan lima kali penyelamatan penting. Selama bulan September, Ridho sendiri secara keseluruhan berhasil melakukan 14 kali penyelamatan dalam empat kali penampilannya.

Full-back Kanan: Putu Gede (Bhayangkara FC)

Anda boleh meragukan kemampuan Putu Gede dalam menyerang, tetapi saat Anda meragukan kemampuan bertahan full-back Bhayangkara FC ini, itu bukanlah sebuah pilihan bijak.

Selepas memperkuat timnas Indonesia dalam gelaran SEA Games 2017, Putu Gede langsung kembali menjadi andalan di sisi kanan pertahanan Bhayangkara FC. Dari enam pertandingan yang melibatkan Bhayangkara FC selama Bulan September, ia tampil sebanyak lima kali. Dan dalam lima pertandingan itulah kualitas bertahan Putu Gede benar-benar layak untuk diapresiasi. Terutama saat melawan Persipura, Borneo FC, dan Bali United, Putu mampu menunjukkan bahwa ia mempunyai atribut lengkap sebagai pemain bertahan. Saat itu, ia terlihat sangat bagus dalam membaca permainan, menghadapi duel satu lawan satu, melakukan tekel, hingga melakukan duel di udara.

Bek Tengah: Hansamu Yama Pranata (Barito Putera)

Bulan Agustus lalu, Barito hanya mampu satu kali menang dari empat pertandingan yang mereka jalani. Namun di bulan September, mereka berhasil menunjukkan performa yang sangat berbeda. Dalam lima pertandingan, mereka berhasil menang tiga kali, sekali bermain imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan. Hebatnya lagi, gawang mereka joke hanya kebobolan empat gol dalam lima pertandingan tersebut, salah satu yang terbaik di Liga 1 selama bulan September. Lalu, apa yang menjadi penyebabnya utamanya? Tentu saja, kembalinya Hansamu Yama Pranata di jantung pertahanan mereka.

Selama bulan September, Hansamu tampil sebanyak empat kali bersama Barito. Saat itu, selain membuat pertahanan Barito sulit ditembus oleh penyerang lawan, Hansamu juga berhasil mencetak dua gol di mana salah satu golnya tersebut berhasil menghindarkan Barito Putera dari kekalahan saat menghadapi Persipura. Penampilan pale apik Hansamu sendiri terjadi di pekan ke-23 dan pekan ke-25. Dalam dua pertandingan tersebut, Hansamu benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai salah satu center-back terbaik di negeri ini.

Bek Tengah: Fachruddin (Madura United)

Madura United memulai Sep dengan buruk setelah kalah 2-1 dari tuan rumah Mitra Kukar. Namun, saat Fachruddin kembali berada di jantung pertahanan mereka setelah pertandingan itu, awal Sep yang buruk itu berhasil dibalas berkali-kali lipat. Pasalnya, dalam empat pertandingan sisa di Bulan September, Madura United berhasil meraih hasil sempurna.

Selama Fachruddin berdiri di jantung pertahanan Madura United dalam periode tersebut, gawang Madura United hanya kebobolan dua kali. Selebihnya, Madura United berhasil mencatatkan tiga kali clean sheet di mana dua di antaranya terjadi saat Madura United mengalahkan dua tim kuat, Arema dan Sriwijaya FC. Selain tampil disiplin di lini pertahanan dan sulit dikalahkan di udara, Fachruddin sendiri berhasil mecetak satu gol saat Madura United mengalahkan tuan rumah Gresik United 0-3.

More about ...