BNP2TKI Akan Contoh Filipina untuk Latih TKI

Liputan6.com, Serang – Kepala Badan Nasional Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid ingin, sistem kepelatihan bagi buruh migran bisa terintegrasi.

Misalnya, kata dia, pemerintah Filipina, yang bisa melatih hingga 2 juta pemudanya dalam setahun agar terampil bekerja.

“Seperti Filipina, semua pemuda Indonesia usia produktif yang belum bekerja, diwajibkan masuk ke pusat pelatihan, kalau di sini kaya BLK (balai latihan kerja),” kata Nusron di Kota Serang, Kamis, 14 Desember 2017.

Untuk buruh migran, BNP2TKI baru mampu melatih sebanyak 5 ribu orang per tahun. Ini kalah jauh dibandingkan dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) yang mencapai 60 ribu orang, untuk disalurkan ke dalam dan luar negeri.

“Kalau ada agen luar negeri butuh, tinggal ngambil di situ, kami sedang berjuang,” terangnya.

Nusron juga meminta agar pemerintah dapat mengintegrasikan pelatihan di BNP2TKI dengan pihak sekolah untuk pelatihan. “Komponen biaya anggaran pendidikan masuk ke sini, jadi latihan vokasi tenaga kerja belum masuk ke anggaran pendidikan,” jelas Nusron.

More about ...