BNP2TKI Tingkatkan Kualitas Calon TKI

Jakarta – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyelenggarakan module peningkatan kualitas (upgrading skill) bagi calon TKI sebanyak 18 orang peserta, pada sektor liberality dengan jabatan cook untuk penempatan negara Australia.

Deputi Kerja Sama Luar Negeri dan Promosi (KLNP), BNP2TKI, Elia Rosalina Sunityo, pada saat membuka acara upgrading skill bahasa Inggris untuk jabatan cook penempatan Australia di Jakarta, Kamis (13/7), mengatakan, kegiatan peningkatan kualitas ini lebih kepada peningkatan kemampuan bahasa Inggris para peserta dengan menjalani pelatihan bahasa Inggris selama satu bulan dari tanggal 12 Juli sampai dengan 18 Agustus 2017 di lembaga bahasa dan pendidikan profesi (LBPP) LIA Jakarta selasa 12 Juli 2017.

Elia mengatakan, dengan dimulainya kegiatan upgrading skill di Jakarta ini, secara simultan kegiatan seperti ini juga dilaksanakan di provinsi lain yaitu provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Yogyakarta, dan NTB.

Dikatakan, sum permintaan lowongan pekerjaan pada jabatan cook di restoran negara Australia ada sebanyak 200 orang dan baru dapat terpenuhi 40 orang. Untuk itu Elia menghimbau kepada masyarakat yang memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dan ingin mengisi lowongan pekerjaan tersebut dapat mendaftar di www.jobsinfo.bnp2tki.go.id atau mendatangi kantor BP3TKI terdekat.

Selain untuk upgrading ability bahasa, BNP2TKI juga melaksanakan module upgrading ability kompetensi untuk peningkatan kualitas calon TKI, pada sektor Kesehatan (nurse dan caregiver), hospitality (landbase dan seabase), serta welder.

Kepala Badan Pembina Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jakarta, Ahnas, menambahkan, module peningkatan kualitas bagi calon TKI, untuk sektor hospitality untuk jabatan cook penempatan negara Australia ini merupakan tahap I, selanjutnya masih akan dilaksanakan upgrading ability tahap-tahap berikut pada sektor jabatan yang lainnya.

Wakil Direktur Bidang Pemasaran dan Operasi Lembaga Bahasa LIA, Harry Wileri, mengatakan, pihaknya akan berupaya memberikan pelatihan yang maksimal sesuai dengan ketentuan BNP2TKI, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan dapat lulus TOEFL IBT.

Dikatakan, peyelenggaraan upgrading skill ini dilaksanakan selama satu bulan melalui metode tatap muka, tugas mandiri dan secara online oleh tiga orang pengajar LBPP LIA untuk kemampuan menulis (writing), membaca (reading), mendengar (listening) dan berbicara (speaking).

 


Sumber: Suara Pembaruan