BNP2TKI: TKI Tidak Wajib Memiliki KTKLN | Industri-perdagangan …

Jakarta – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid menegaskan, TKI tidak wajib memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). Menurut Nusron, yang terpenting adalah yang bersangkutan telah terdaftar di Sistem Informasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKO-KTKLN).

“Sekali lagi, TKI tidak wajib mengurus dan memiliki KTKLN bagi mereka yang sudah terdaftar meskipun sedang cuti kerja,” kata Nusron di Jakarta, Rabu (12/4).

Penegasan itu disampaikan Nusron sehubungan dengan berita bahwa TKI harus memiliki KTKLN, meski yang bersangkutan yang tengah menjalani cuti kerja di Tanah Air. Dalam berita yang tersebar di media sosial media itu disebutkan, “Kini ada ancaman baru bagi TKI yakni SISKO-KTKLN yang meresahkan dan tentunya akan memeras buruh migran Indonesia (BMI) yang sedang cuti. Semua yang akan cuti terancam wajib bikin KTKLN”.

“Informasi itu tidak benar. BNP2TKI tidak pernah mewajibkan TKI mengurusi atau memiliki KTKLN, bila mereka sudah terdaftar di SISKO-KTKLN. Mereka yang mau cuti, silakan cuti dan tidak perlu mendaftar ke BNP2TKI, BP3TKI, atau LP3TKI,” kata Nusron.

Nusron mengatakan, untuk meyakinkan apakah TKI sudah terdaftar atau belum di SISKO-KTKLN, mereka dapat mengunduh melalui aplikasi di Google. Jadi, kata Nusron, para TKI yang memang sudah terdaftar di SISKO-KTKLN tidak usah resah dengan adanya berita tidak bertanggung jawab yang tidak jelas sumbernya.

“Sekarang memang sedang tren berita hoax. Jadi, para TKI, termasuk yang sedang dan akan cuti, perlu cermat dalam menyikapi suatu informasi atau berita. Diverifikasi dulu, tidak usah resah,” ungkapnya.


Asni Ovier/AO

BeritaSatu.com