BP3TKI Lampung Terima Arahan, BNP2TKI Minta Berikan Pelayanan RAPIH

Saibumi.com, Bandar Lampung – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan (BP3TKI) Lampung menerima arahan dari Deputi Penempatan BNP2TKI, Agusdin Subiantoro beserta Direktur Pelayanan Pengaduan, Muhammad Syafrie serta Direktur Promosi, Yunafri yang dikemas dalam kegiatan buka puasa bersama di kantor BP3TKI Lampung.

Besok dan Minggu, BNP2TKI bekerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) akan melakukan pembekalan informasi module Penempatan dan perlindungan TKI (P2TKI) melalui pola kerjasama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kepada 100 mahasiswa terpilih yang nantinya akan menyebarkan informasi di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus.

Selama satu bulan, para mahasiswa akan melakukan KKN Tematik P2TKI di 4 Kecamatan pada 19 Desa.

Kegiatan buka bersama dilaksanakan secara sederhana dengan melibatkan seluruh unsur pegawai BP3TKI Lampung.

Pada movement ini, Deputi Penempatan BNP2TKI mengimbau kepada pegawai BP3TKI Lampung yang notabene dihuni oleh pegawai-pegawai muda untuk mengobarkan semangat dalam setiap pelayanan kepada CTKI/TKI. “Nilai pelayanan RAPIH yaitu Responsif, Akuntabilitas, Professional, Integritas serta Humanis harus diutamakan ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbau Agusdin dalam rilisnya kepada Saibumi.com.

Responsif, lanjut Agusdin, berarti pegawai dapat melihat keinginan dan kebutuhan TKI dengan tanggap, akuntabilitas memiliki makna bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan harus dapat dipertanggungjawabkan, veteran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur tetap yang berlaku, integritas ketika bekerja dengan prinsip dan hati yang tulus melayani serta humanis yang bermakna tidak pilih-pilih dalam melakukan pelayanan.

Lebih lanjut Agusdin berpesan kepada unsur pimpinan di lingkungan BP3TKI Lampung untuk dapat mengadopsi Filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. ”Di depan kita memberi contoh, ditengah membangun prakasa dan bekerjasama, di belakang memberi daya-semangat dan dorongan,” pesannya.

Selain memberikan arahan, Direktur Pelayanan Pengaduan berpesan kepada para pegawai utamanya seksi Perlindungan dan pemberdayaan untuk dapat tanggap memproses setiap pengaduan yang masuk.

Lebih lanjut Syafrie manyatakan pada prinsipnya ketika permasalahan tersebut memakan waktu yang lama untuk diselesaikan karena proses yang melibatkan banyak mitra kerja, tugas kita adalah memberikan pengertian sembari terus berupaya menyelesaikannya.

Sementara Direktur Promosi menceritakan perjalanan dirinya selama menjadi bagian dari BNP2TKI. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memicu semangat para pegawai untuk terus meningkatkan kualitasnya. “Pemerintah sekarang sekarang dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pelayanan publik dan saya harap, selanjutnya teman-teman dapat menerapkannya karena saat ini inovasi-inovasi tersebut menjadi sebuah perlombaan bagi setiap instansi pemerintahan,” tutup Yunafri.(**)

More about ...