Category: trend

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Momentum hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dimanfaatkan oleh  Gaido Communication bersama  menggelar pameran dan lelang lukisan tunggal karya Toink Alam. Pameran yang digelar selama sebulan, 14 Agustus hingga 13 Sep 2017  ini menghadirkan romansa sekaligus kejayaan waktu silam sejarah dan budaya Nusantara sampai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pameran yang diadakan di Grand Cempaka Hotel, Jakarta bersama tema “Salam Kebangsaan Adiluhung Budaya Nuswantoro” itu dibuka dalam Sabtu (19/8).  Siaran pers Gaido Communication yang diterima Republika.co.id, Senin (21/8) menyatakan, hadir dalam peluang disebutkan Presiden Indonesia Saudi Arabia Business Council (ISBC) Muhammad Hasan Gaido, Sultan Banten Ratu Menarik Bambang Wisanggeni Soejaatmadja, Ketua DPW Partai Demokrat Banten H. Aeng Hairudin, dan Bendahara Umum DPP Partai Idaman  Syam Aliano.

Selain itu, seniman/magician Master Linbad, mantan Wakapolda Sumbar Kombes Pol. Sucipto, dan  Direktur Operasional Grand Cempaka Jakarta Ahmad Mustofa. Juga hadir beberapa selebriti Tanah Air, misalnya Ratna Listi, Deden Bagaskara (pemain sinetron, produser), dan  Isdaryanto (produser/sutradara / IKJ).

CEO Gaido Communication Dean Desvi menyampaikan, lewat eventuality ini, Gaido Communication menguji mempertemukan keturunan kerajaan/kesultanan Nusantara, anak cucu keturunan tujuh Presiden RI, keturunan para pemain nasional dan pastinya para peminat seni budaya.

Dean menambahkan Gaido Communication, semisal semacam entitas yang bertekad untuk selalu mengabdi dalam negara bersama bangga menghadirkan sang pelukis yang menjadi pemersatu tujuh Presiden dalam semacam lukisan. Inilah semacam masterpiece lukisan yang menggambarkan tujuh Presiden RI mulai dari Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo bersama-sama menunggangi kuda bersama latarbelakang para raja, sultan dan para pahlawan bangsa.

“Inilah yang hendak tercatat dalam sejarah dunia semisal yang pertama di Indonesia sampai-sampai di dunia, pameran lukisan para presiden bahwa siapapun presidennya, siapapun raja dan sultannya, kami mesti akui bahwa merekalah yang sudah memimpin dan mempersatukan bangsa dan Negara ini,” kata Dean.

Dalam acara pembukaan pameran dan lelang disebutkan, lukisan Toink Alam ditawar Rp 350 juta. “Lelang lukisan Salam Kebangsaan malam ini penawaran tertinggi  Rp 350 juta. Penawar tertinggi disebutkan ialah Bendahara Umum Partai Idaman Syam Aliano. Lelang masih hendak terus berlanjut hingga 13 Sep 2017,” tutur Dean.

Direktur Operasional PT Jakarta Tourisindo, Ahmad Mustofa menyampaikan, manajemen hotel Grand Cempaka, sangat mengapresiasi atas aktivitas pameran lukisan yang digelar di hotel ini. Di tambah lagi pameran ini bisa menghadirkan romansa waktu silam sampai zaman kekikinian yang dibalut dalam sentuhan dan goresan warna yang begitu kuat dan bisa menggugah rasa kebangsaan segenap elemen penduduk yang dibingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika.

“Ini eventuality pameran lukisan yang sangat luar biasa, sampai-sampai di luar pakem yang terdapat, dan penduduk juga dapat menikmatinya selama sebulan penuh. Diharapkan acara ini enggak saja menggugah rasa kebangsaan kami, tetapi juga bisa mendorong kemajuan dunia pariwisata, seni dan budaya di tengah hingar bingar modernisasi,” kata Ahmad.

Selama pameran berlangsung, beberapa unite menyediakan hadiah, di antaranya berupa document haji khusus senilai Rp 5 juta dan document umrah senilai Rp 1 juta, totalnya sebanyak Rp 2 miliar yang dipersembahkan oleh Gaido Travel Tours. Terdapat pula document makan di Banten Resto bersama sum senilai Rp 50 juta.

More about ...