Cckkk…Sekolah di Negara Masih Pungut Dana Punia, Ini Alasan Sekolah…

Berdasar informasi, pihak sekolah memberikan kertas pada wali murid baru berisi biaya pembelian seragam, tas dan sepatu siswa.

Total biayanya yang seharusnya dibayar sebesar Rp 938 ribu. Namun jumlah tersebut dibulatkan menjadi Rp 1 juta.

Kelebihan dari biaya yang semestinya dibayar digunakan untuk dana punia kegiatan keagamaan.

 “Seluruh orang tua siswa bayar Rp 1 juta. Sisanya untuk dana punia. untuk odalan, rainan, di sekolah, untuk tumpek landep dan lainnya,” kata salah orang tua siswa yang enggan namanya disebut.

Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan SMPN 3 Negara we Gusti Ngurah Muliantara membenarkan adanya dana punia tersebut.

Menurutnya, pihaknya terpaksa memungut dana punia kegiatan keagamaan untuk sekolah. Karena selama ini tidak ada biaya dari dana BOS yang diberikan pemerintah untuk kegiatan tersebut.

“Dana punia kegiatan keagamaan ini bersifat tidak memaksa melainkan merupakan dana sukarela dari orang tua siswa dan wali murid siswa baru,” dalihnya.

(rb/mus/bas/mus/JPR)

More about ...

  • Sands of TimeSands of Time (6/19/2016) Bali's Rivers and Seashore Agency is recommending that the Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) continuously deposit sand along the beaches of […]
  • Ini yang Dipersembahkan Saat Tumpek LandepIni yang Dipersembahkan Saat Tumpek Landep TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saniscara Kliwon Landep merupakan hari raya Tumpek Landep dan jatuh setiap enam bulan sekali. Pada saat ini, Tumpek Landep jatuh Senin (31/3/2018) […]
  • Hari Tumpek Landep, asah keris simbol mempertajam pikiranHari Tumpek Landep, asah keris simbol mempertajam pikiran <!--POLLING PEMBACA : PARTAI PEMILU | CALON PRESIDEN--> Merdeka.com - Perayaan hari Tumpek Landep bersamaan dengan kalender Tahun Baru Jawa 1 Suro yang jatuh pada hari ini, […]