Demo Sopir Angkot Tolak Transportasi Online, Ini Kata Wawali Malang




Malang – Wakil Wali Kota Malang Sutiaji menemui sopir angkutan umum (Angkot) yang menolak transportasi online. Wawali mengaku hingga kini, transportasi online masih tidak memiliki izin.

“Semua kantor perwakilan transportasi online yang ada di Kota Malang tutup. Sampai hari ini, transportasi online tak berizin,” kata Sutiaji kepada pendemo di depan Balai Kota Malang, Selasa (26/9/2017).

Dengan begitu, kata Sutiaji, hanya transportasi seperti angkot dan taksi yang memiliki izin beroperasi.

Dia mengimbau kepada para sopir agar tidak bertindak melanggar hukum. Seperti swepping dengan sasaran transportasi lain.

“Biar aparat penegak hukum yang bertindak. Jangan sampai Anda semua berbenturan dengan rekan sendiri. Ini negara hukum, ada yang memiliki kewenangan untuk menangani,” tegas Sutiaji.

Dia mengharapkan para sopir sabar menunggu hingga terbit keputusan terbaru. Kata dia, Pemkot Malang tidak bisa berbuat banyak mengenai transportasi online.

“Kita (Pemkot) akan disalahkan, jika bertindak melawan aturan. Mohon sabar ditunggu saja sampai ada keputusan baru. Kami, pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat, ketika mengalami sebuah persoalan,” terangnya.

Usai ditemui Wawali Sutiaji, para tetap bertahan dengan dalih masih menggelar koordinasi dengan seluruh perwakilan jalur angkutan yang ada.

“Mohon untuk perwakilan jalur (trayek) untuk kumpul. Kita tidak bubar sampai masalah ini selesai,” teriak koordinator aksi melalui pengeras suara.

(fat/fat)

More about ...