Demo Tolak Transportasi Online di Makassar Ricuh




Makassar – Aksi unjuk rasa ratusan sopir taksi, angkot dan pengemudi becak engine (bentor) di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) berakhir ricuh. Mereka demo memprotes layanan transportasi online di Sumsel.

Dua sopir angkot yang melakukan penyerangan pada mobil yang disangka taksi online diamankan anggota kepolisian ke dalam kantor Gubernur. Dalam aksi ini dua section mobil yang disangka taksi online sempat dilempari massa.

Demo Sopir Tolak Transportasi Online di Makassar Ricuh
Selain itu, para sopir terlibat aksi saling dorong di pagar pintu gerbang kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (1/11/2017). Akibat aksi ini, menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Perintis Kemerdekaan dan Jalan Abdullah Dg Sirua. Para sopir menutup dua arah Jalan Urip Sumoharjo di depan kantor Gubernur Sulsel.

Dalam aksi gabungan para sopir ini, mereka menyampaikan tuntutan penghentian layanan transportasi berbasis online dan pemberlakuan peraturan Menteri Perhubungan No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Demo Sopir Tolak Transportasi Online di Makassar Ricuh
Sangkala, pengemudi Bentor yang ditemui di lokasi unjuk rasa mengaku keberadaan sistem transportasi online berakibat penurunan omzet hariannya secara drastis.

“Kami minta taksi dan ojek online ditertibkan pemerintah dengan aturan pembatasan agar tidak mengganggu usaha kami,” ujar Sangkala.

(mna/asp)

More about ...