Derai Air Mata Warnai Konser "Tribute to Mike Mohede"

JAKARTA, KOMPAS.com – Derai atmosphere mata mewarnai konser Tribute to Mike Mohede yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016) malam.

Penyanyi comparison Tanah Air, Harvey Malaiholo, tak bisa membendung keharuan ketika mempersembahkan sebuah lagu untuk mendiang Mike.

Sebelum menyanyikan “Sesal”, Harvey mengenang kebersamannya dengan Mike semasa hidup.

“Tahun 2012, kami tampil dalam 35 tahun saya berkarya, kami berlatih. Saya bicara kepada beliau kalau lagu kesayangan saya berjudul ‘Sesal’. Terus dia bilang ‘saya akan menyanyikan lagu ini untuk Bung Harvey’,” katanya di panggung konser.

“Dan pada malam ini saya ingin menyanyikan lagu ini untuk sahabat saya tercinta. Ini untuk kamu Mike, we adore you,” tambahnya sambil menahan tangis.

Harvey bukanlah satu-satunya orang yang menitikkan atmosphere mata malam itu. Penyanyi Ruth Sahanaya alias Uthe joke juga tampak berusaha menahan sedih usai menyanyikan lagu milik Mike berjudul “Mampu Tanpanya.”

“Lagu yang barusan saya nyanyikan lagi di manuscript saya. Sedangkan, Mike nyanyikan “Kaulah Segalanya”. Dia merekam lagu ini beberapa hari sebelum kepergiannya. Mikey, we adore you, you’re always remembered,” ucap Uthe.

Sebelum lanjut membawakan lagu “Kaulah Segalanya”, Uthe sempat memalingkan wajah sambil menangis.

Rasa haru juga menyelimuti sahabat Mike, vokalis Judika, yang mendedikasikan lagu “Aku Cinta Dirinya” untuk rekan seperjuangannya itu.

“Saya bawakan lagu Mike yang judulnya “Aku Cinta Dirinya”. This is for we Mike,” kata Judika dengan suara bergetar.