Dian Sastrowardoyo Gemar Koleksi Perhiasan

Surabaya (beritajatim.com) – Perhiasan bagi Dian Sastrowardoyo satu bagian yang tak terpisahkan dari tampilan seseorang. Sebagus apa joke riasan wajah, atau seheboh apa joke bajunya, kalau nggak pakai perhiasan kelihatan kurang lengkap.

Perhiasan merupakan bentuk apresiasi saat hadir pada sebuah acara. “Kalau kita datang ke suatu acara resmi untuk menghormati yang punya hajat, tentu perlu melengkapi tampilan dengan perhiasan,” ucapnya.

Pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta ini belakangan lebih suka riasan yang healthy dan baju yang cenderung polos. “Seperti dandanan hari ini riasan biasa, rambut juga nggak aneh-aneh, dan baju joke polos. Tapi ketika pakai perhiasan jadi kelihatan lebih menonjol jadi temanya ada di perhiasan itu,” ungkapnya.

Ditemui di acara Mondial Jeweler Anniversary di Tunjungan Plaza 4 Surabaya, Dian Sastro menekankan kalau mau pakai perhiasan bagus sebaiknya mengenakan busana yang sederhana. “Biar nggak jadi tabrakan. Kalau perhiasan sudah heboh maka make upnya yang simple. Riasan yang alami, rambut tidak perlu disasak, dan lipstick juga jangan yang menor,” tegasnya.

Padu padan antara busana maupun riasan dengan pemakaian perhiasan itu, lanjut Dian, agar orang lain yang melihat bisa fokus. “Biar nggak pusing karena melihat kita ‘ramai’ banget satu badan,” beber pemeran tokoh Kartini di film ‘Kartini’ ini.

Dian yang mengaku sebagai pemula di dunia perhiasan ini menyatakan dirinya tak pernah mengikuti tren, apalagi rekomendasi teman saat memilih jenis perhiasan tertentu. “Sebab, selera teman sering berbeda,” ungkapnya.

Meski begitu, perempuan kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 ini tetap mendengaran saran temannya. “Tapi keputusannya cenderung saya pakai penilaian saya sendiri,” ucapnya sambil tersenyum.

Soal jenis perhiasan, Dian menyatakan lebih suka kalung daripada bentuk perhiasan lain. Dian juga suka pakai anting. “Tapi tidak dalam bentuk yang aneh-aneh. Biasanya bulat aja asal nempel di telinga,” katanya. [way/kun]

More about ...