Dian Sastrowardoyo Nobar dengan Pengemudi GoJek Perempuan …

Liputan6.com, Jakarta Diputar di berbagai daerah di Indonesia, film Kartini nyatanya memiliki kekuatan yang amat besar sehingga mampu memberikan dampak positif pada para penontonnya yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Menurut siaran pers yang diterima dari produser Screenplay Pictures, sejak beberapa hari sebelum Hari Kartini tanggal 21 April, bioskop-bioskop di berbagai penjuru Indonesia diketahui telah dipadati oleh perempuan-perempuan yang hendak nonton bareng film Kartini.

Para penonton itu berasal dari kalangan remaja hingga ibu-ibu. Semua antusias menyaksikan film arahan Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo tersebut.

Artis Dian Sastrowardoyo swafoto dengan mitra GO-JEK dan GO-LIFE perempuan dalam screening film Kartini  di Jakarta, Selasa (11/04). Screening film ini digelar sebagai bentuk apresiasi GO-JEK terhadap para mitra perempuan berprestasi (Liputan6.com)

Di Yogyakarta, Dian Sastrowardoyo bahkan berkesempatan untuk nonton bareng dengan perempuan yang berprofesi sebagai pengemudi transportasi online, GoJek.

“Bagus banget film ini. Saya jarang sekali nonton film yang bisa bikin saya menangis haru seperti ini,” kata salah satu penonton yang menyaksikan film Kartini bersama Dian Sastrowardoyo, akhir pekan kemarin.

Selain sukses menggugah penontonnya melalui cerita yang inspiratif dan akting memukau dari jajaran pemainnya, film Kartini juga menawarkan sebuah sisi lain dari seorang tokoh yang bagi kebanyakan orang hanya mereka kenal melalui buku pelajaran saja.

“Saya jadi kenal sisi Kartini yang selama ini belum saya ketahui. Saya mau ajak anak perempuan dan semua keluarga saya untuk nonton film ini,” penonton lainnya memberikan komentar usai menyaksikan film itu.

Artis Dian Sastrowardoyo swafoto bersama para mitra GO-JEK dan GO-LIFE perempuan dalam screening film terbarunya Kartini  di Jakarta, Selasa (11/04).(Liputan6.com)

Tapi lebih dari itu semua, yang membuat film Kartini begitu menggugah dan mengena di hati para perempuan Indonesia adalah fakta bahwa film ini mampu mematik kembali rasa syukur mereka atas apa yang telah dan mampu mereka lakukan dan miliki saat ini.

“Kita patut bersyukur atas apa yang kita, perempuan Indonesia, miliki hingga saat ini. Kalau bukan karena perjuangan Kartini, kita mungkin tidak akan bisa memiliki kehidupan seperti sekarang ini. Film ini absolute banget,” Dian Satrowardoyo mengungkapkan d isela acara nonton bareng film Kartini.