Didier Deschamps Perpanjang Kontrak Di Timnas Prancis


OLEH DIMAS PANJI SETYADI  


Asosiasi sepakbola Prancis (FFF) telah mengungumkan perpanjangan kontrak sang pelatih Didier Deschamps hingga 2020.

Deschamps telah menangani Le Bleus sejak Juli 2012 dan sebelumnya kontraknya akan berakhir setelah Piala Dunia 2018 di Rusia.

Perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun telah diumumkan secara resmi oleh FFF dalam konferensi pers, Selasa (31/10), jelang laga uji coba kontra Wales dan Jerman Nov mendatang. Timnas Prancis tengah bersiap sebelum mengetahui siapa lawan-lawannya di Piala Dunia saat pengundian dilakukan pada Desember.

Di bawah arahan Deschamps, Prancis berhasil menembus final Euro 2016 yang diselenggarakan di markas mereka. Tapi Le Bleus takluk 1-0 dari Portugal setelah kebobolan lewat tendangan Eder saat laga telah memasuki babak tambahan.

Deschamps, yang merupakan pengganti Laurent Blanc, memiliki rasio kemenangan mencapai 62 persen dalam lima tahun menangani Prancis. Ia telah mencatatkan 43 kemenangan, 12 imbang, dan 14 kali kalah.

Didier Deschamps Euro 2016 France v Republic of Ireland

Pelatih berusia 49 tahun itu sebelumnya pernah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 saat masih bermain sebagai gelandang di skuat Le Bleus.

Presiden FFF Noel Le Graet mengonfirmasi kontrak Deschamps tidak akan bergantung pada performa tim di Rusia. Les Bleus sukses lolos ke putaran final Piala Tahun depan setelah memenangkan tujuh dari sepuluh laga di laga kualifikasi sehingga finis sebagai juara Grup A mengungguli Swedia dan Belanda.

“Saya makan siang dengannya pekan lalu, kami berbincang tentang kemungkinan bekerja sama untuk dua tahun lagi hingga akhir Euro 2020,” kata Le Graet seperti dikutip dari Goal Internasional.

“Saya memberikannya waktu delapan hari untuk berpikir. Kami kemudian makan siang bersama lagi dan pada akhirnya mencapai kesepakatan. Didier Deschamps tetap menjadi pelatih tim nasional kami hingga 2020.”

“Bagi saya, Didier adalah yang terbaik. Tujuan kami adalah mencapai semi-final, tapi kontraknya tidak berkaitan dengan itu. Seperti apapun performa timnas Prancis dia akan tetap berada pada posisinya hingga Euro 2020.”

Zinedine Zidane yang telah berhasil membawa Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions dua kali secara beruntun membuatnya disebut-sebut akan menjadi penerus Deschamps.

Tapi Le Graet enggan terburu-buru menentukan, meski dia mengakui Zidane akan menjadi salah satu kandidat pelatih timnas Prancis di masa mendatang.

“Zidane bukan pelatih yang buruk. Tidak layak menyebutnya seperti itu setelah melihat pencapainnya,” ujar Le Graet.

“2020 mungkin akan menjadi waktu yang sangat penting, tapi biaya untuk merekrut pelatih yang masih terikat kontrak dengan klub besar sangat tinggi.”

“Saya tidak ingin mengatakan Zidane tidak akan menjadi pelatih tim nasional suatu hari nanti.

 

More about ...