Dilarang Beroperasi di Bandara, Sopir Taksi Demo Angkasa Pura we Makassar

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS – Puluhan sopir taksi yang menamakan dirunya Asosiasi Pemilik dan Sopir Angkot Makassar berdemo di simpang lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Senin (11/4/2016).

Sopir angkutan ini menuntut supaya Angkasa Pura mencabut aturan larangan operasi dua perusahaan jasa taksi yakni eks Dinar Mas dan Jaya Raksa.

Koordinator aksi Hendri mengatakan, larangan operasi tersebut tidak berdasar. Pasalnya pengemudi eks Dinar Mas dan Jaya Raksa masih mengantongi izin trayek sesuai aturan yang berlaku.

“Seharusnya sopir dari dua perusahaan tersebut masih tetap beroperasi atau mencari penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin. Dia juga ingin menghidupi keluarganya masing- masing,” ujarnya.

Menurutnya, sks Dinar Mas dan Jaya Raksa masih termasuk dalam kuota yang telah ditentukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel.

Angkasa Pura yang melarang sopir untuk mencari nafkah di Bandara dengan alasan kebutuhan penumpang, hanya alasan tidak jelas.

“Itu alasan yang mengada- ngada saja. Hanya Dishub yang berwenang mengkaji kebutuhan angkutan, bukan Angkasa Pura,” ujarnya.

Hendri melanjutkan, sopir yang dipersulit oleh Angkasa Pura merasa sangat dirugikan akibat persaingan bisnis disektor angkutan Bandara. Padahal selama ini, sopir menggantungkan hidup di Bandara.(*)

More about ...