Fakta-Fakta Gerhana Matahari Total di AS pada 21 Agustus

Jakarta, CNN Indonesia
Gerhana Matahari Total yang besar sekali bakal terlihat di seluruh Amerika Serikat pada 21 Agustus mendatang. Ini adalah fenomena langka, karena Gerhana Matahari Total sebesar dan sefenomenal itu terakhir di AS terjadi sekitar 100 tahun yang lalu.

Fakta apa saja yang bisa kita pelajari dari Gerhana Matahari Total ini?

– Selama gerhana berlangsung, Bulan akan bergerak di depan Matahari dan menimbulkan bayangan di seluruh AS.

– Pada saat gerhana, kita bisa melihat atmosfer Matahari, yang selama ini tak bisa dilihat dan dipotret.

– Matahari tak boleh dilihat langsung tanpa filter, karena dapat merusak mata. Gunakan kaca mata khusus yang sudah memenuhi standar, atau teleskop dan binokular desain khusus untuk melihat gerhana, atau proyektor lubang jarum.

– Lamanya waktu gerhana akan tergantung pada lokasi pengamatannya. Di Madras, Oregon, gerhana akan mulai terjadi pada 09.06 waktu setempat dan mencapai puncak pada 10.19. Gerhana akan berakhir pada 11.41. Sementara di Columbia, South Carolina, gerhana akan mulai pada 13.03, mencapai puncak pada 14.41, lalu berakhir pada 16.06.

– Jejak Gerhana Matahari Total ini 113 kilometer lebarnya dan terlihat mulai dari Oregon ke South Carolina. Setidaknya ada 10 kota yang merupakan tempat terbaik untuk melihat gerhana ini. Di barat ada Madras, kota pantai dengan pemandangan gunung Jefferson. Di timur ada kota Columbia dengan kapasitas akomodasi yang memadai serta kemudahan akses.
 
-  Gerhana ini bisa diamati secara keseluruhan di 14 negara bagian. Sebagiannya bisa terlihat di negara bagian lain.

 21 taman nasional AS dari timur ke barat. Pengelola akan mengadakan acara serta menyediakan kaca mata khusus bagi yang ingin mengamati gerhana ini. Tapi karena kebanyakan taman nasional ini berada di daerah pedalaman, pengunjung diminta membawa bekal yang cukup.

– Gerhana Matahari Total sebesar ini terakhir terjadi pada 8 Juni 1918.

– Gerhana Matahari Total bakal terjadi lagi di Amerika Serikat pada 2024, tapi tak sebesar Gerhana Matahari Total 21 Agustus nanti. Gerhana 2024 akan terlihat di 12 negara bagian saja, dan bakal terlihat juga di Meksiko.

– Sayangnya, menurut Badan Meteorologi, Klimatolologi, dan Geofisika (BMKG), Gerhana Matahari Total ini takkan terlihat di Indonesia.

(ded/ded)