FFI 2017 Digelar di Manado, Film ‘Kartini’ Raih Nominasi Terbanyak

JAKARTA – Film Kartini garapan sutradara Hanung Bramantyo meraih nominasi terbanyak dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2017, disusul oleh Pengabdi Setan arahan Joko Anwar, disusul dengan Night Bus, Posesif dan Cek Toko Sebelah dan Sweet 20.

Kartini yang dibintangi Dian Sastrowardoyo meraih 14 nominasi, Pengabdi Setan 13 nominasi, Night Bus 12 nominasi sedangkan Posesif dan Cek Toko Sebelah masing masing 9 nominasi.

Sementara itu, aktor lawas Slamet Rahardjo, Niniek L Karim dan Widyawati (komedi Sweet 20), Deddy Sutomo dan Christine Hakim (drama biopic RA Kartini) juga masih bertahan sebagai aktor aktris prima dengan masuk dalam deretan nominator, di antara jajaran wajah wajah aktor muda potensial.

Hal itu terungkap dalam malam pengumuman nominasi FFI 2017 di Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/10) malam . Sederet artis kondang tampil mengumumkan 22 kategori nominator, di antaranya Prilly Latuconsina, Morgan oey, Kevin Julio, Ria Irawan, Henky Sulaiman, dll.

Dari 22 nominasi itu, 18 kategori nominasi untuk film panjang. Selebihnya untuk film dokumenter, film pendek dan animasi. Ada pula penghargaan khusus berupa lifetime feat dan in memoriam.

Untuk penyelenggaraan tahun 2017 ini, Festival Film Indonesia (FFI) akan digelar di kota Manado, 11 Nov 2017 mendatang.

Penyelenggaraan FFI yang ke-37 kali ini – sebagai tolok ukur pencapaian tertinggi perfilman Indonesia – dirancang dengan ‘platform’ baru, guna mendorong FFI menjadi kerja kolektif kolegial dengan mendukung unsur profesi perfilman. Salah satu elemen kunci dibangun melalui sistem penjurian.

“Tahun ini film film yang masuk nominasi sangat beragam dan mendukung keberagaman, ada drama, komedi, action, bahkan juga horor, “ kata Leni Lolang selaku Ketua Pelaksana FFI 2017.

“Dua hal yang menjadi penting tahun ini. FFI akan melibatkan partisipasi langsung asosiasi profesi, penyelenggara festival di daerah dan komunitas film melalui proses pemilihan inner dan voting,” ujar Ketua Bidang Penjurian Riri Riza, Jakarta, semalam.
“Penilaian terhadap elemen film harus oleh orang yang lebih tahu, “ tegas Slamet Rahardjo Djarot, ketika ditanya tentang hal baru dimana hanya editor memilih editor, sutradara memilih sutradara dan seterusnya.

Jika tahun lalu FFI melibatkan sekitar 100 juri, tahun ini FFI hanya melibatkan 75 juri. Dimana tahun ini sekitar 80% – 90% direkomendasikan oleh Asosiasi Profesi. – dms

Dari 22 Unsur yang diperebutkan, berikut sebagian kategori dan nama nama yang masuk dalam jajaran Nominator FFI 2017.
Film Terbaik : Cek Toko Sebelah, Kartini, Night Bus, Pengabdi Setan, Posesif

Sutradara : Edwin (Posesif), Emil Heradi (Night Bus), Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah), Hanung Bramantyo (Kartini), Joko Anwar (Pengabdi Setan), Ody C. Harahap (Sweet 20)

Sinematografi : Amalia TS (Galih dan Ratna), Anggi Frisca (Night Bus), Batara Goempar (Posesif), Faozan Rizal (Kartini), Ical Tanjung (Pengabdi Setan)

Pemeran Utama Pria : Adipati Dolken (Posesif), Deddy Sutomo (Kartini), Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah), Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

Aktris Utama : Adinia Wirasti (Critical Eleven), Dian Sastro Wardoyo (Kartini), Putri Marino (Posesif), Sheryl Sheinafia (Galih dan Ratna), Tjatjana Saphira (Sweet 20).

Aktor Pendukung : Alex Abbad (Night Bus), Dion Wiyoko (Cek Toko Sebelah), Slamet Rahardjo (Sweet 20), Tio Pakusadewi (Night Bus), Yuyu Unru (Posesif).

Aktris Pendukung : Adinia Wirasti (Cek Toko Sebelah), Christine Hakim (Kartini), Cut Mini (Posesif), Djenar Mahesa Ayu (Kartini), Marissa Anita (Galih dan Ratna), Niniek L Karim (Sweet 20), Widyawati Sophiaan (Sweet 20)

Cerita Asli : Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah), Gina S Noer (Posesif), Joko Anwar (Stip dan Pensil), Nurman Hakim, Zaim Rofiqi, Ben Sohib (Bid’ah Cinta), Raditya Dika (Hang Out)

Skenario : Bagus Bramanti, Hanung Bramantyo (Kartini), Fathan Tofjon, Lucky Suwandi (Galih dan Ratna), Joko Anwar (Pengabdi Setan), Rahabi Mandra, Teuku Rifnu Wikana (Night Bus).

Penyunting Gambar : Aline Jusria (Sweet 20), Arifin Cuunk (Pengabdi Setan), Cesa David Luckmansyah (Cek Toko Sebelah), Ryan Poerwoko (Critical Eleven), Wawan I. Wibowo (Kartini), W. Ichwandiardopno (Posesif)

Penata Musik : Aghi Narottama, Tony Merle, Bemby Gusti (Pengabdi Setan), Ivan Gojaya (Galih dan Ratna), Mc Anderson (Filosofi Kopi 2: Ben Jody), Thoersi Argeswara (Pasukan Garuda: we Leave My Heart in Lebanon), Tya Subiakto (Mooncake Story). – (Ali Nh/dms)

More about ...

  • Dian SastrowardoyoDian Sastrowardoyo Dian Paramita Sastrowardoyo yang populer dengan nama Dian Sastrowardoyo atau Dian Sastro adalah seorang pemeran Indonesia. Nama Dian Sastrowardoyo mulai populer setelah tampil memukau di […]
  • Kartini to Compete at Eurasia International Film FestivalKartini to Compete at Eurasia International Film Festival TEMPO.CO, Jakarta - Hanung Bramantyos recent film, Kartini, will be among 12 films competing at Eurasia International Film Festival (EIFF) 2017 to be held in Kazakhstan. EIFF 2017 […]
  • Diadu dengan Dian Sastrowardoyo di FFI, Begini Sheryl SheinafiaDiadu dengan Dian Sastrowardoyo di FFI, Begini Sheryl Sheinafia Bintang.com, Jakarta Sheryl Sheinafia masuk sebagai salah satu nominator Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2017 berkat perannya di fil Galih dan Ratna. Namanya […]