GM PLN Wilayah Sumbar Resmikan Bedah Rumah di Agam

AGAM, HARIANHALUAN.COM – General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat resmikan bantuan bedah rumah dan pensiunan PT.PLN di Jorong Kalumpang Nagari Kubang Putiah Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Senin (14/5).

Peresmian bantuan bedah rumah sekaligus meyerahkan kunci rumah kepada Asmini seorang janda pensiunan PT.PLN Bukittinggi.

GM PT. PLN Wilayah Sumbar Susiana Mutia mengatakan, module bedah rumah itu merupakan module PT. PLN setiap tahun dalam bentuk dana CSR.

“Hari ini (kemaren) kita menyerahkan dua dana CSR yakni bedah rumah ini dan satu lagi memberikan bantuan sarana dan prasarana di SMPN 3 Sungai Tarab,” kata Susiana kepada Haluan usai menyerahkan kunci bedah rumah.

Ia menjelaskan, bedah rumah ini adalah bentuk kepedulian PT. PLN terhadap pensiunan, karena tidak semua pensiunan PT. PLN dapat menikmati masa pensiun dengan tenang, bahkan ada pensiunan PT. PLN yang belum memiliki rumah pribadi.

“Kami lihat masih banyak pensiunan yang menerima gaji pensiunan sesuai UMR namun secara bertahap para pensiunan akan kita bantu melalui dana CSR,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2017 yang lalu kita lakukan module membedah rumah sebanyak 7 section terdiri dari wilayah Padang 6 section dan satu section di Bukittinggi dengan sum dana yang dikeluarkan sebesar Rp270 juta. Sedangkan tahun ini PT. PLN menganggarkan dana CSR untuk bedah rumah sebesar Rp300 juta. Dana ini naik jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Ikatan Keluarga PLN (IKPLN)Sumbar Asril Kalis mengatakan,  bedah rumah Asmini pembangunannya dimulai dari awal sampai selesai.

“Ibu Asmini  janda pensiunan, dulu suami beliau adalah karyawan PT. PLN. Hingga suami beliau pensiun ia belum memiliki rumah yang layak untuk tempat tinggal, Alhamdulillah sekarang rumah beliau ini sudah siap dan sudah bisa ditempati,” ulasnya.

Sementara itu, Asmini bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari PT. PLN dengan module bedah rumah. ” Alhamdulillah atas bantuan ini sehingga rumah saya siap. Sebelum rumah ini ada,  saya hanya menumpang di rumah keluarga,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelum suaminya meninggal tahun 2012 lalu, ia adalah karyawan PT. PLN Bukittinggi, selama menjadi karyawan ia belum mampu membuat rumah untuk keluarganya. Untuk menyambung hidup disamping menerima pensiunan suaminya, Asmini juga berjualan di Pasar Padang Luar.

“Sejak suami saya meninggal saya berjualan untuk menambah penghasilan, sebab pensiunan suami tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup,” ungkap ibu 8 orang anak.

Turut hadir pada acara peresmian bedah rumah, Manager Area PT. PLN Bukittinggi Jefri Husni, Camat Banuhampu diwakili Kasi Pendapatan Aswan, Walinagari Kubang Putiah dan Walijorong Kubang Putiah.(h/ril).

 

 

More about ...