Grab: Tak Ada Ampun untuk Driver Nakal!

Jakarta – Ratusan pengemudi taksi online yang tergabung dalam Aliando (Aliansi Nasional Driver Online) melakukan demonstrasi. Mereka memarkir kendaraannya di jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan mengarah ke Menteng, sehingga membuat kemacetan parah di kawasan Kuningan.

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menyebut kalau aksi demo hari ini dilakukan oleh sekelompok kecil mitra pengemudi yang terdiri dari puluhan orang. Para pengemudi taksi online ini menuntut diberlakukan open postpone tanpa syarat bagi mitra motorist online di seluruh Indonesia.

“Menanggapi tuntutan tersebut kami tegaskan bahwa manajemen Grab tidak akan melakukan peninjauan ulang terhadap keputusan pemutusan hubungan kemitraan (suspend) yang telah diberlakukan kepada mitra pengemudi yang terbukti melakukan tindak kecurangan (fraud),” jelas Ridzki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/9/2018).


“Keputusan ini kami ambil sebagai bentuk keberpihakan kami terhadap seluruh pelanggan setia serta ribuan mitra pengemudi Grab yang bekerja secara jujur yang dirugikan karena tindak kecurangan yang dilakukan oleh sekelompok mitra pengemudi ini. Teknologi kami memungkinkan para pengemudi untuk mendapatkan penghasilan yang baik, dengan lebih efisien tanpa harus menggunakan cara-cara curang,” imbuhnya.

Diungkapkan Ridzki, bahwa mitra pengemudi yang saat ini menuntut open postpone tanpa syarat tersebut sebagian besar telah mendapatkan amnesti atas tindak kecurangan serupa sebanyak 2 kali sejak tahun 2017 lalu. Namun menurut dia, kesempatan tersebut kembali disia-siakan oleh mitra pengemudi dengan melakukan kembali tindak kecurangan serupa.

“Penumpang memilih Grab berkat kepercayaan mereka akan kemampuan kami menghantarkan layanan transportasi yang aman dan nyaman. Pengemudi bermitra dengan Grab karena mereka percaya bahwa kepentingan mereka selalu berada di benak kami. Keselamatan dan keamanan seluruh pengemudi, penumpang, dan masyarakat merupakan prioritas utama kami dimana segala bentuk tindak kecurangan tidak akan ditoleransi,” pungkas Ridzki.

(idr/ash)


More about ...