Ilmu Komunikasi Tetap Jadi Favorit

MEDAN, WOL – Harus diakui jika sudah menjadi tradisi bila setiap tahunnya bagi siswa yang lulus SLTA, langkah  pertama yang diambil adalah ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Nah, kalo udah ikut SNMPTN, langkah selanjutnya adalah memilih jurusan.

Terkadang kebanyakan orang bingung mau pilih jurusan. Ini karena calon mahasiswa tersebut hanya ikut-ikutan atau sekadar mencoba ikut SNMPTN. Biasanya saat SNMPTN, ada dua jurusan yang harus kalian pilih dan kebanyakan jurusan yang pale diminati atau sukai. Lantas, jika berbicara minat dan suka, artinya itu kemungkinan besar diminati juga oleh sebagian besar peserta SNMPTN lainnya.

Beberapa jurusan dengan grade tertinggi, untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah Ilmu Kedokteran, Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Kimia, dan Farmasi. Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) biasanya Akuntansi, Ilmu Hubungan Internasional, Hukum, Ekonomi, dan Ilmu Komunikasi.

Bagi kamu yang tertarik dengan Ilmu Komunikasi, ada banyak jurusan yang dapat kamu pilih, seperti Jurnalisme, Public Relations, dan Broadcasting. Mengingat saat ini Ilmu Komunikasi menjadi salah satu jurusan yang sangat diminati, maka Sekolah  Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) layak menjadi pilihan utama.

Seperti diketahui, kampus yang didirikan pada 18 Mei 1987 oleh tokoh pers nasional, Hj Ani Idrus (almh), setidaknya telah menciptakan ratusan praktisi jurnalis andal yang sudah bekerja di perusahaan media, begitu juga perkantoran yang memilik aktivitas PR.

Nah, apalagi saat-saat memasuki tahun ajaran baru seperti ini, tentunya sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) joke telah berbenah sekaligus mempersiapkan diri untuk bersaing mempromosikan diri kepada peserta didik baru.

Ketua Jurusan Broadcasting STIK-P, Ramdeswati Pohan SSos MSP, mengatakan broadcasting merupakan salah satu mata kuliah unggulan. Mata kuliah ini sendiri lebih banyak diisi dengan praktik, seperti peliputan langsung, live reporting, dan presenting.

“Sejauh ini, STIK-P sangat siap dengan broadcasting. Selain diajar dosen praktisi sesuai standar keilmuannya, kami juga tidak hanya mengajarkan materi kelas kepada mahasiswa, tapi juga langsung praktik,” tegasnya, Jumat (25/8) kemarin.

Dikatakan, sejak tahun ajaran lalu, mahasiswa tidak lagi hanya berkutat kepada materi yang diajarkan di dalam kelas. Melainkan mereka sudah terjun langsung ke lapangan untuk meliput peristiwa atau membuat film.

Sebelumnya, Drs Nurhalim Tanjung MIKom selaku Ketua Jurusan Ilmu Jurnalisme mengatakan keberhasilan STIK-P juga diukur dalam menghasilkan banyak alumni berkualitas yang sudah bekerja di berbagai perusahaan, baik di Sumut maupun nasional.

Nurhalim, lulusan angkatan pertama STIK-P, menilai mudahnya lulusan STIK-P mendapatkan pekerjaan karena memang mahasiswa STIK-P mudah beradaptasi dengan lingkungan. Di samping itu memang secara ilmu jurnalisme sudah mendapatkan bekal yang cukup.

“Makanya tak heran bila banyak kampus lain yang mencoba serta berusaha menyaingi kualitas lulusan kampus orange. Untuk itu STIK-P harus terus meningkatkan kualitasnya didukung kelengkapan sarana prasarana kampus,” pungkasnya. (wol/aa/wsp/d2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

More about ...