Ini 4 Pemain Andalan Luis Milla Yang Tak Tergantikan Di Anniversary Cup 2018

Sepakbola.com, Jakarta – Anniversary Cup 2018 resmi telah berakhir dimana Tim Nasional Indonesia U-23 hanya berada di peringkat ketiga dengan raihan dua poin. Mereka hanya bisa meraih dua hasil imbang serta satu kali mengalami kekalahan.

Meski begitu ada catatan menarik yang dilakukan oleh anak asuh Luis Milla. Terutama starting line adult yang diturunkan oleh pelatih asal Spanyol ini.

Luis Milla, selalu mengganti komposisi starting XI-nya dalam tiga pertandingan tersebut. Kendati demikian, tetap ada pemain-pemain yang tidak tergantikan di mata pelatih asal Spanyol itu. Siapa saja pemain itu kita ulas selengkapnya:

1. Hansamu Yama

Jangan Menyia-nyiakan Kesempatanmu saat lambang Garuda ada di Dadamu 🔴⚪🇮🇩

A post common by Hansamu Yama Pranata (@hannsamuyama) on May 2, 2018 during 3:02am PDT



Komentar Pelatih Home United Soal Performa Impresif Persija



Marko Simic Ingin Antar Persija Raih Prestasi Tertinggi di…

Memiliki postur tubuh ideal untuk seorang bek tengah, Hansamu Yama Pranata menjadi jaminan keamanan bagi lini belakang tim Garuda. Hansamu jadi sosok tidak tergantikan di lini belakang Indonesia.

Selain jadi personality karena menjabat posisi kapten pemain yang disapa Yama ini dinilai Milla jadi sosok sentra kokohnya lini belakang skuat Garuda.

Salah satu kelebihan Hansamu Yama Pranata adalah postur tubuhnya yang cukup tinggi sehingga menjadi andalan untuk menghadapi bola-bola atas yang digencarkan oleh lawan. Ini pula yang ia tunjukkan saat Timnas Indonesia di ajang ini dimana ia tak gentar berduel dengan pemain yang memiliki postur bagus.

2. Zulfiandi

Zulfiandi selalu categorical penuh pada dua pertandingan pertamanya di bawah kepemimpinan Luis Milla. Menurutmu, bagaimana penampilan Zul bersama Garuda Muda sejauh ini? #PSSINow #PSSIAnniversaryCup #88TahunPSSI #KitaGaruda

A post common by PSSI (@pssi__fai) on Apr 29, 2018 during 2:52am PDT

Sosok Zulfiandi seakan menjadi sorotan di Timnas U-23. Zulfiandi menjadi salah satu pemain Indonesia U-23 yang diandalkan Luis Milla pada Anniversary Cup 2018.

Ia menjadi aktor sentral di lini tengah Skuat Garuda. Keberadaannya seakan tak tergantikan.

Hal ini terbukti setelah dirinya terus bermain 90 menit bersama Timnas Indonesia di ajang Anniversary Cup 2018. Padahal dia termasuk salah satu pemain yang baru bergabung dalam pemusatan timnas U-23 di tahun ini.

“Saya terima kasih buat manager Milla yang percaya sama saya. Saya hanya lakukan apa yang diminta tim pelatih dan berikan yang terbaik di lapangan,” ucap Zulfiandi.

“Selain itu kami saling mendukung satu sama lain menjadi permainan tim,” tambah dia.

3. Muhammad Hargianto

Terima kasih timnas U-23 Indonesia yang telah menorehkan hasil positif di laga uji coba lawan timnas U-23 Singapura. Main di Stadiin Nasional, Singapura, Rabu (21/3), timnas U-23 Indonesia menang 3-0. . Bangg, 3 pemain Bhayangkara FC tampil penuh di laga tersebut. Bahkan, Muhammad Hargianto ikut menyumbang 1 gol. Tak lupa, kemenangan itu joke punya kesan spesial bagi kiper Awan Setho Raharjo yang 1 hari sebelumnya, Selasa (20/3), genap berusia 21. . #semangatjuara #semangatkerjakeras #bhayangkarafc #bfc #bharamania #liga12018 #timnasu23indonesia

A post common by Bhayangkara FC (@bhayangkarafc) on Mar 21, 2018 during 5:04pm PDT

Punya postur kecil sebagai gelandang tak lantas membuat Muhammad Hargianto minder. Baginya, pertarungan di lapangan tidak sepenuhnya dipengaruhi besar-kecilnya tubuh si pemain.

Hargianto kini menjadi satu di antara pemain yang menjadi langganan di skuat Timnas Indonesia U-23. Termasuk tentunya di ajang Anniversary Cup 2018 namanya selalu langganan bermain selama 90 menit.

Selalu tampil ngotot dan piawai memberikan umpan panjang jadi ciri khas Hargianto. Dengan kepiawaiannya itu, Hargi mampu bersaing dengan Hanif Sjahbandi dan Asnawi Mangkualam untuk memerankan tugas gelandang box to box

4. Febri Hariyadi

“Kami siap menghadapi Korea Utara, dan pelatih joke sudah memberikan evaluasi terkait laga pertama. Saya rasa Korea Utara adalah tim yang sangat bagus, tapi itu tidak akan menghalangi aim kami untuk meraih tiga poin. Kita semua harus yakin,” kata Febri. Dukung Timnas Indonesia dalam lanjutan PSSI Anniversary Cup melawan Korea Utara di Stadion Pakansari Bogor, Senin (30/4/2018), pukul 19.30 WIB. Tiket bisa kamu dapatkan di @bukalapak atau klik tautan di profil kami! #PSSINow #PSSIAnniversaryCup #88TahunPSSI #KitaGaruda

A post common by PSSI (@pssi__fai) on Apr 29, 2018 during 4:59am PDT

Permainan yang sangat luar biasa dan mempunyai ability olah bola tingkat tinggi serta kecepatan tinggi, membuat setiap pemain yang menjaganya akan sangat kerepotan.
Dengan permainannya tersebut, pantas saja jika Luis Milla selalu mengandalkannya di tiga pertandingan bersama skuat Garuda di anniversary crater 2018.

Pemain ini selalu membuat bek sayap lawan kerepotan dengan kecepatannya selama turnamen ini. Febri menunjukan bahwa ia adalah pemain sayap yang cepat. Bahkan beberapa lawan menyanjung performa Febri.

Beberapa catatan yang harus dibenahi Febri terutama soal mengambil keputusan yang terkadang masih selalu salah dilakukan oleh pemain asal klub Persib ini.

Komentari Artikel Ini

More about ...