Ini tanggapan Lippo Karawaci soal sales Meikarta yang mengaku tak digaji

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Beredar kabar di media sosial yang menyatakan bahwa selling Meikarta tak lagi digaji di bulan ini. Hal ini kemudian ditanggapi oleh manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Head Of Corporate Communication LPKR, Danang Kemayan Jati, mengatakan bahwa info yang beredar di media sosial tersebut merupakan info yang tidak benar sama sekali.

Ia menyatakan bahwa semua orang sales bukanlah merupakan karyawan Meikarta dan sales diberi komisi atas transaksi penjualan masing-masing dan gaji yang akan diberikan jikalau mencapai aim sesuai kontrak.

“Yang ribut adalah yang tidak mencapai aim tapi mau tetap digaji,” kata Danang kepada Kontan.co.id, Minggu (18/2). Setelah demo dan cara lain ditempuh tapi dasarnya kurang jelas, menurut Danang pihak tersebut akhirnya memviralkan lewat media sosial.

Ia juga memastikan bahwa sebagai sales director, Ferry Thahir sudah membuat keputusan yang benar. Salah seorang sales Meikarta yang ditemui Kontan.co.id di sebuah mal di bilangan Jakarta Selatan mengatakan bahwa pihaknya juga masih menerima gaji hingga saat ini. “Kalau tak digaji, mana mungkin saya mau bekerja,” katanya, Minggu (18/2).

Sebelumnya, seorang selling Meikarta bernama Ahmad Faisal mengaku, seluruh tim sales selling di Meikarta terancam tidak diberikan gaji pada bulan ini. Hal ini terjadi lantaran seluruh tim selling dipaksa untuk membeli section di Meikarta dengan sistem potong gaji. “Bila menolak kami akan di PHK,” ujarnya.

Hal ini dilakukan karena penjualan Maikerta banyak yang tidak sesuai target. Sementara financier sudah mengeluarkan banyak biaya. “Laporan section terjual habis ternyata tidak,” ujarnya.

Nah, demi menggenjot penjualan, saat ini seluruh tim sales harus memenuhi aim penjualan. Ada joke targetnya mulai 4 section per bulan untuk Sales Executive, 8 section per bulan untuk  Sales Supervisor hingga 12 section per bulan untuk Sales Manager.

“Kami juga terancam tidak diberikan gaji atau diberhentikan sepihak bila tidak memenuhi target,” ucapnya. Ketentuan ini tercantum dalam amandemen perjanjian kerjasama yang baru direvisi dan berlaku bulan ini.

Memprotes aturan baru ini, tim selling sempat berencana melakukan demo. “Tapi manajemen mengancam bila ada yang berani demo akan dipenjarakan,” cetusnya.

EMITEN

More about ...