Inilah Pemain #GantengMaksimal Indonesia Sepanjang SEA Games 2017!


PILIHAN PEMBACA


Meski Indonesia belum berhasil mengakhiri puasa medali emas sepakbola, tapi raihan medali perunggu pada SEA Games 2017 yang baru saja usai menuai reaksi positif dari mayoritas fans.

Timnas Indonesia U-22 yang ditangani Luis Milla dianggap telah berhasil memeragakan penampilan atraktif, meski hasil akhir belum berpihak. Para pemain dianggap bisa menerjemahkan keinginan Milla dengan menampilkan permainan yang mengandalkan umpan-umpan pendek, membangun serangan dari lini belakang, serta semangat juang yang tinggi. Hasil medali perunggu joke tidak dianggap sebagai sebuah malapetaka, melainkan sebuah awal mencapai prestasi yang lebih tinggi. 

Goal Indonesia mencatat empat pemain yang tampil pale menonjol sepanjang turnamen berlangsung. Mereka adalah kiper bertangan malaikat Satria Tama Hardianto, bek sekaligus kapten tim Hansamu Yama Pranata, sang metronom Evan Dimas Darmono, dan gelandang dinamis Septian David Maulana. Selama 24 jam, kami menggelar jajak pendapat melalui akun Twitter untuk mengajak pembaca menjatuhkan pilihan favorit mereka.

Hasilnya, 31 persen dari pembaca memilih Evan Dimas. Jumlah ini merupakan mayoritas dari 8.088 pembaca yang memilih. Posisi berikutnya sama-sama ditempati Satria Tama dan Septian David, yang mengantungi 28 persen suara. Hansamu berada di urutan berikutnya dengan 13 persen suara.

SIMAK JUGA: Hasil Akhir Indonesia Di SEA Games 2017


PILIHAN REDAKSI


Bagaimana dengan pilihan redaksi? Apakah suara mereka juga sama dengan suara pembaca? Mari kita simak.

Muhammad Ridwan, contributor peliput SEA Games:

“Evan Dimas. Pemain ini menjadi sosok penting lini tengah timnas di SEA Games. Kelihaiannya dalam mengolah bola serta umpan yang mumpuni membuatnya sering kali dijegal oleh lawan. Meski hanya mencetak satu gol pada ajang multievent tahun ini, pilar Bhayangkara FC tersebut tetap lah menunjukkan sinarnya. Bahkan Evan dikabarkan menjadi aim klub Malaysia untuk direkrut karena kepincut dengan permainannya yang apik.”

SIMAK JUGA: Evan Dimas Sejajar Bambang Pamungkas Patrich Wanggai

Rais Adnan, emissary editor:

“Septian David. Sebelum SEA Games, mungkin nama Septian kalah mentereng dari Hansamu Yama, Evan Dimas, atau Ezra Walian. Namun dia langsung menunjukkan performa impresif sejak laga perdana melawan Thailand. Menariknya, pada SEA Games ini posisinya diubah dari seorang sayap menjadi pemain yang berperan sebagai gelandang serang maupun penyerang lubang. Kejelian pelatih Luis Milla ternyata membuahkan hasil. Tak hanya lihai dalam memberikan umpan-umpan terukur, namun Septian juga mampu menjadi pemecah kebuntuan tim. Layak untuk menyandang standing sebagai pemain pale #GantengMaksimal di SEA Games tahun ini.”

SIMAK JUGA: Septian David Masuk Catatan Sejarah SEA Games

Farabi Firdausy, reporter:

“Sulit memberi apresiasi kepada timnas Indonesia di SEA Games 2017 secara individu, tapi Satria Tama bisa menjadi simbol bagaimana perjuangan timnas Indonesia selama SEA Games. Partai melawan Vietnam jadi momen untuk Satria mencuat dengan perjuangannya membendung bola ke gawang Indonesia. Jatuh, bangkit, hingga akhirnya harus menyudahi laga lebih awal karena cedera dan ia joke menitikkan atmosphere mata. Di perebutan perunggu melawan Myanmar, Satria kembali hadir dan mempertegas perannya sebagai Satria untuk timnas Indonesia di ajang ini.”

SIMAK JUGA – Profil Satria Tama: “Posisi Kiper Lebih Laki-Laki”

Donny Afroni, emissary editor: 

“Satria Tama memperlihatkan performa menawan kala menghadapi Vietnam di penyisihan Grup B SEA Games 2017, dan melawan Malaysia di semi-final. Padahal Satria bukan pilihan pertama pelatih Luis Milla di awal laga penyisihan grup. Satria baru mendapat kepercayaan ketika dimainkan melawan Vietnam. Sejumlah penyelamatan gemilang dilakukan Satria menghadapi kedua tim itu. Total Satria melakukan 11 penyelamatan penting di dua laga tersebut.”

SIMAK JUGA: Hansamu Yama Peringkat Kedelapan Dalam Daftar Goal 25 2016

Agung Harsya, arch editor:

“Septian David. Bukan hal yang mudah memilih penampil terbaik timnas Indonesia sepanjang SEA Games lalu. Masing-masing nominator menampilkan performa yang impresif. Satria melakukan banyak penyelamatan penting saat menghadapi Vietnam atau Malaysia; sementara kepiawaian Evan di lini tengah tim tidak tergantikan. Sementara, peran penting Hansamu sangat terasa ketika Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia di semi-final. Jika harus memilih nama, saya memilih Septian. Selain keunggulan catatan statistik (selalu tampil inti serta mencetak gol serta support pale banyak di antara rekan-rekan setimnya), Septian tampil memukau dengan menjadi jembatan lini tengah dan lini depan tim. Mudah-mudahan ini baru awal dari karier gemilangnya yang panjang.”

 

Setuju dengan pendapat-pendapat tersebut? Sampaikan pandangan maupun komentar Anda melalui kolom yang tersedia!

 

More about ...