Intip Gaya Dian Sastrowardoyo dalam Balutan Baju Dekonstruksi

JAKARTA, KOMPAS.com–Artis peran Dian Sastrowardoyo tampil dengan balutan pakaian dekonstruksi atau yang dikenal dengan istilah deconstruction fashion saat menghadiri sebuah acara di Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018) malam.

Deskonstruksi dalam mode diartikan sebagai pakaian yang belum selesai, terlepas, daur ulang dan transparan. Atasan yang dikenakan Dian memang tampak belum selesai. Ia joke menjelaskan maksud dari pakaian yang ia kenakan itu.

“Dia punya konsep dekonstruksi. Jadi kadang kan kita pakai baju jaket, blazer, dia punya pola yang mendeskonstruksi pola-pola yang tadinya klasik. Jadi kalau misalnya ini kan kemeja ya, tadi bisa dibuat yang bentukannya boat dekonstruksi,” katanya.

Atasan berbentuk blus lengan panjang itu terkesan sobek dibagian lengan, sehingga lengannya terbuka, namun tak semua jahitannya terlepas.

Ada fact resleting yang juga tampak tak perpasang sempurna di bagian lengan tersebut. Sehingga blus itu menampakkan bahu Dian.

[Baca juga : Beli Mobil, Dian Sastro Harus Minta Saran dari Anak ]

Sementara di bagian kerah, perancangnya yakni Tangan Official hanya meletakkan sebuah kerah yang juga tak terjahit rapi.

Blus itu dipadukan dengan sebuah sabuk dari kain berwarna kuning yang juga tak dijahit, yang dililitkan ke pinggang bintang film Ada Apa dengan Cinta? 2 itu.

Ibu dua anak ini tampak sangat nyaman dengan baju yang ia kenakan. Dian tetap tampil ayu dengan memadukan kain Sumba kuno sebagai bawahan dan perhiasan anting berlian serta cincin etnik.

“Kenapa saya pakai dia, karena saya terinspirasi banget sama si Tangan ini, karena dia bisa bikin kita berpikir boat out of a box gitu,” ucap Dian mengungkapkan alasannya memakai baju karya engineer Indonesia itu.

“Baju itu boat hasil karya seni,” imbuh Dian.

[Baca juga : Dian Sastrowardoyo Ajak Kaum Muda Cintai Kain Tradisional]

More about ...