Jeany Nuraini, Atlet Muda Wakil Indonesia di Asian Games 2018 yang Disebut Sprinter Remaja Putri Tercepat

Grid.ID – Asian Games 2018 bakal digelar pada 18 Agustus – 2 Sep di Jakarta dan Palembang.

Dalam ajang ini, Indonesia memberikan kesempatan pada atlet muda untuk meramaikan kompetisi.

Satu di antaranya adalah Jeany Nuraini.

Nama Jeany viral setelah foto dirinya disandingkan dengan Lalu Muhammad Zohri.

(BACA JUGA : Perbandingan Kondisi Makam Mike Mohede Setahun yang Lalu dengan Sekarang, Jauh Berbeda! )

Lantas siapa Jeany Nuraini?

Jeany merupakan atlet dari cabang olahraga lari.

Jeany adalah competitor yang masih muda, usianya baru 17 tahun.

Namun, jangan remehkan atlet kelahiran Jakarta satu ini.

(BACA JUGA : Raffi Ahmad Terkejut Begitu Nurrani Ungkap Honor Jadi Seleb Dadakan )

Meski usianya masih muda, Jeany sudah miliki prestasi yang membanggakan.

Dia pernah menyabet medali emas nomor lari 100 scale remaja dengan catatan waktu 12,11 detik pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Junior dan Remaja 2016.

Hal itulah yang membuat Jeany dikenal sebagai competitor remaja putri tercepat di Indonesia.

Tak hanya itu, atlet yang masih duduk di bangku SMA ini juga meraih medali emas pada Kejuaraan Remaja Asia Tenggara di Filipina pada Maret tahun lalu.

(BACA JUGA : RAM Sudah 4GB, Ada 2 Smartphone Harganya di Bawah Rp 1,5 Jutaan )

Pada Mei lalu, Jeany membawa pulang medali perunggu nomor lari 100 scale di Kejurnas Atletik 2018.

Nah, di balik prestasi mentereng Jeany, ada kisah menarik kenapa dia menjadi atlet lari.

Jeany mengatakan menjadi competitor setelah dikejar anjing.

Dilansir dari Juara.net, bakat lari Jeany diketahui setelah dirinya ditanya “Apakah pernah dikejar anjing?”

(BACA JUGA : Air Mata Shakira Meleleh Setiap Ada Perawat yang Masuk ke Kamarnya, Jerry Aurum: Kiri Kanan Penuh Selang, Dia Sangat Ketakutan )

“Pernah. Malah, mom saya tahu bahwa lari saya kencang setelah dikejar anjing (tertawa).”

“Saya pernah dikejar anjing di dekat rumah. Ternyata saya bisa kabur dari kejaran dia karena berlari dengan cepat. Sejak saat itu, saya tahu bisa menjadi sprinter,” jawab Jeany. (*)


More about ...