Jemaah An-Nadzir Kabupaten Gowa Berlebaran Hari Kamis

GOWA, DJOURNALIST.com – Musyawarah penentuan 1 Syawal jemaah An-nadzir digelar sekira pukul 20.00 WITA, Senin, 11 Juni 2018. Musyawarah yang digelar di Masjid Pondok Jemaah An Nadzir dipimpin langsung oleh Pimpinan Jemaah An Nadzir, Ustadz Lukman dan berlangsung kurang lebih dua jam.

Menurut Ustadz Lukman, penentuan 1 Syawal tersebut berdasarkan hasil pengamatan beberapa parameter yang menentukan masuknya bulan baru, yaitu pengamatan fenomena alam.

“Fenomena alam yang dimaksud itu adalah melihat tanda-tanda alam dari segi melihat fisiknya bulan.  Kemudian fenomena alam yang pada intinya itu melihat pasang surut atmosphere laut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadz Lukman menjelaskan bahwa pengamatan pasang surut atmosphere laut ini bisa menjadi rujukan. Hal tersebut didasarkan karena menurutnya inilah information fisik yang bisa menunjukkan terjadinya perpisahan bulan yang menandakan masuknya bulan baru.

“Karena kita tahu bahwa pada circuit bulan ini akan terjadi garis astronomi antara matahari, bulan dan bumi. Pada posisi hampir garis lurus itulah dia berada di garis lurus brarti akan terjadi gerhana matahari. Pada saat itulah akan menjadi indikator tetjadinya perpisahan bulan. Saat itu juga akan mempengaruhi gravitasi atmosphere laut akan tertarik ke pinggir pantai tertinggi yang akan hanya terjadi pada siklus pergerakan bulan selama 30 hari,” sambungnya

Atas dasar itulah, jemaah yang mukim di Kampung Bungaejaya, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu,  Kabupaten Gowa menetapkan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Kamis, 14 Juni 2018.

“Dari hasil pengamatan di atas, Insya Allah akan terjadi pada hari Rabu tanggal 13 Juni 2018 pukul setengah 1 siang. Jadi kita putuskan 1 Syawal itu masuk pada sekitar jam stengah 1 hari Rabu nanti, jadi kita salat Idul Fitrinya pada Hari Kamis. Seandainya masuknya 1 Syawal masuk sekitar stengah 6 pagi maka kita bisa salat Idul Fitri hari Rabunya, kan Khustbanya sekitar jam 7 pagi. Dengan begitu, Ramadan tahun ini 29 and sekian jam,” tutupnya. (**)

More about ...