Jumlah Peminat Kuliah di UPI tahun 2018 Meningkat

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi salah satu perguruan tinggi favorit dalam pelaksanaan SBMPTN dan SNMPTN 2018. 

Terbukti jumlah peminat tahun ini meningkat yang mencapai 116.651 calon mahasiswa meski daya tampung yang disediakan hanya 5.430 orang.

Rektor UPI, Asep Kadarohman mengatakan, peningkatan jumlah calon mahasiswa tersebut, meliputi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), sebanyak ‎50.378 orang dari daya tampung 2.582 orang, maka tingkat keketatan‎ 1 : 19,51. Sedangkan untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN),‎ 66.273 orang dari daya tampung 2.848 orang, dengan tingkat keketatan 1 : 23,27.

“Dengan tingkat persaingan yang tinggi ini menjadikan UPI lebih leluasa dalam mendapatkan calon mahasiswa yang lebih berkualitas, sehingga potensi peningkatkan kualitas proses belajar mengajar di UPI secara tidak langsung akan turut berkembang, guna menghasilkan lulusan berkualitas setiap tahunnya,” ujarnya saat di temui usai upacara Wisuda Gelombang II UPI di Gymnasium, kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Rabu (4/7/2018).

Baca: Dua Siswa Berprestasi yang Daftar di SMP Negeri 42 Bandung Ini, Ingin Ikuti Jejak Sadrina IMB 3

Baca: Besok Sidang Lanjutan Perceraian Sule, Lina Dipaksa Tak Pisah, Baru Segitu Sudah Nyerah

Asep menuturkan, dari sejumlah module studi (prodi) yang di buka UPI dalam kedua jalur seleksi tersebut, beberapa diantaranya memiliki tingkat keketatan di atas rata-rata jalur SBMPTN, diantaranya prodi Manajemen Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) dengan tingkat  keketatan 1 : 87,47.

Berikutnya, Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) dengan rasio 1 : 80,83; dan prodi lainnya, yakni Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dengan  keketatan 1 : 66,4.

“Fakta ini menunjukkan jika persepsi masyarakat terhadap UPI semakin positif dan menggembirakan,” ucapnya.

Selain itu, kata Asep, upaya lain yang dilakukan untuk menjadikan UPI semakin berprestasi secara simultan dengan membuka sejumlah module studi baru berdasarkan tuntutan keadaan di antaranya, Prodi Sarjana Sains Informasi Geografi dari FPIPS; S-1 Desain Komunikasi Visual dari FPSD; S-1 Kewirausahaan di Kampus UPI Tasikmalaya; S-1 Pendidikan Multimedia di Kampus UPI Cibiru; S-1 Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi di Kampus UPI Purwakarta; dan S-1 Pendidikan Kelautan dan Perikanan di Kampus UPI Serang.

“Dengan penambahan ini, kami berhadap prodi yang telah ada bisa semakin meneguhkan keberadaan dan kinerjanya, sementara module studi baru diharapkan menjadi sumber daya tambahan sehingga lebih menguatkan potensi untuk meraih lebih banyak prestasi dan menaikan reputasi UPI,” katanya. (*)

More about ...