Kapolda Sulteng: Tak Ada Izin Demo Saat Kunjungan Presiden di Palu




Palu – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi bicara soal aksi unjuk rasa saat kedatangan Presiden Joko Widodo di Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/05) besok. Dia menegaskan tidak akan memberi satu joke izin untuk pelaksanaan unjuk rasa.

“Sejauh ini kita tidak mengeluarkan izin satu joke untuk pelaksanaan unjuk rasa bertepatan dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Selasa besok. Kalau ada yang tetap unjuk rasa kami akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tandas Rudy yang juga Wakil Komandan Pengamanan VVIP usai memeriksa kesiapan pasukan di Lapangan Batalyon Infanteri 711 Raksatama, Palu di Jalan Emy Saelan, Palu Selatan, Senin (15/05/2017).

Terkait antisipasi kerawanan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan Presiden dan Ibu Negara serta rombongan VVIP lainnya, Rudy mengatakan telah diidentifikasi dan diantisipasi.

“Karenanya saya meminta seluruh personel yang bertugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa kegembiraan. Pengamanan ini menjadi tanggung jawab Pangdam XII Merdeka dan Kapolda Sulteng, bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kami siap bertanggung jawab,” sebut Rudy.

Kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Palu terkait pembukaan Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-19 yang digelar di Wisma Haji Palu. Presiden dan rombongan dijadwalkan tiba pada Selasa (16/05) di Bandara Udara Mutiara SIS Aljufrie Palu.


(jor/jor)