Kawasan Industri Bertambah di Bekasi, Nilai Investasi Meikarta Semakin Cerah

Kawasan Industri Bertambah di Bekasi, Nilai Investasi Meikarta Semakin Cerah
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:36

Pembangunan Meikarta. Foto: MEIKARTAFOTOPembangunan Meikarta. Foto: MEIKARTAFOTO

CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana akan menambah dua kawasan industri bar u. Hal itu ditempuh untuk membuka kesempatan kerja yang lebih banyak ke warga. Selain itu, langkah itu dilakukan guna mengatasi pembentukan dan pemetaan kawasan industri yang lebih baik guna mengatasi beberapa aspek kehidupan sosial.

 

Panitia Khusus Rancangan Daerah Tata Ruang (RDTR) Dewan Per wakilan Rakyat dan Daerah (DPRD) membahas hal tersebut dengan berencana membuka kawasan industri baru di Kecamatan Tarumajaya dan Babelan, Bekasi.

 

“Ini adalah langkah terbaru guna mengurangi pengangguran yang semakin hari bertambah banyak dan ditambah dengan lulusan universitas tentunya,” kata Ketua Pansus RDTR DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno di Kabupaten Bekasi, seperti dikutip dari Antara, Selasa 06/07/2017.

 

Saat ini, kawasan Bekasi dikelilingi 11 kawasan industri yang berperan mendorong perekonomian nasional. Bahkan, Bekasi telah terbukti memiliki nilai ekspor yang terbesar secara nasional. Seperti dilansir BPS. go.id, nilai ekspor Indonesia Mei 2018 mencapai USD16,12 miliar atau meningkat 10,90% dibanding ekspor Apr 2018.

 

Kawasan tersebut meliputi Kawasan Satria Manunggal Industrial Estate, Kawasan Industri Gobel, Kawasan Hyundai Inti Development, Kawasan Jababeka Industrial Estate, Kawasan EJIP, Kawasan MM 2100 Industrial Town, Kawasan Lippo Cikarang, Kawasan Greenland International City, Kawasan MM2100 Industrial Town, Kawasan Indutri Terpadu Indonesia China, dan Kawasan Marunda Centre.

 

Secara keseluruhan, kawasan industri tersebut memproduksi sekitar satu juta mobil dan 10 juta kendaraan bermotor. Produksi lainnya dihasilkan oleh industri elektronik, suku cadang otomotif, farmasi, peralatan rumah tangga dan lain-lain.

 

Mewujudkan percepatan pembangunan juga dibutuhkan pengembangan kawasan hunian yang terintegrasi. Kota Meikarta dinilai memiliki banyak kelebihan tersebut, ditambah memiliki fasilitas yang memadai. Tidak hanya itu, nilai investasi Meikarta sebagai pusat bisnis dan hunian akan terus meningkat.

 

Dengan dikelilingi kawasan industri terbesar di Indonesia, Meikarta dinilai menjadi Central Business District (CBD) pale strategis di Indonesia. Meikarta dirancang untuk memperlancar pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menguasai separuh Produk Domestik Bruto (PDB).

 

Sejak 2010, menurut Bank Dunia seperti dilansir Kompas.com, perekonomian Indonesia bahkan telah masuk peringkat 10 terbesar di dunia. Lippomenilai Meikarta yang berada dekat kawasan industri Cikarang berada di koridur ekonomi Jakarta-Bekasi- Karawang-Purwakarta.

 

“Cerahnya masa depan Meikarta juga disebabkan oleh lokasinya yang berada di jantung perekonomian nasional,” kata CEO Lippo, James Riady. (*)

Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!

More about ...