Kawasan Kemang Rawan Banjir, Simak Keterangan BNPB …

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Ada pergeseran titik banjir di wilayah DKI Jakarta. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Ia menyebut banjir yang biasa menggenangi kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur kini bergeser ke wilayah Kemang, Jakarta Selatan.

“Dulu pale banyak sekitar Kampung Pulo pindah ke Kemang, mungkin di bulan Oktober wilayah Kemang sudah banjir hampir empat kali,” terang Sutopo dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2017).

Selain Kampung Pulo, lanjut Sutopo, wilayah Bukit Duri, Jakarta Timur, yang dulunya kerap menjadi langganan banjir saat ini sudah tertangani karena adanya proyek normalisasi Sungai Ciliwung.

Sementara itu, untuk wilayah Kemang, lanjut dia,  justru menjadi wilayah yang sangat rawan banjir.

“Kalinya sudah sedemikian terdegradasi. Yang dulunya lebar kali 20 scale kini terus tergerus oleh bangunan. Khususnya sungai Krukut. Untuk normalisasi memerlukan biaya cukup besar,” terang Sutopo.

Tak hanya soal biaya besar, menurut Sutopo, masalah pemukiman penduduk yang tinggal di bantaran sungai menjadi kendala tersendiri saat proses normalisasi.

Berdasarkan catatan BNPB, daerah rawan banjir di Jakarta terdapat di 125 kelurahan dan 643 RW.

Menurut Sutopo, faktor penyebab banjir di Jakarta disebabkan oleh permasalahan yang terjadi di daerah aliran sungai.

Selain itu, faktor tingginya curah hujan juga memberikan dampak pada kemungkinan terjadinya banjir di wilayah Jakarta.(*)

More about ...