Keluarga Mike Mohede Ungkapkan Rasa Kehilangan lewat Klip Video

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebelum tutup usia pada 31 Juli 2016 lalu, penyanyi Mike Mohede sempat terlibat dalam penggarapan manuscript bertajuk The Unforgettable yang diproduksi oleh ItsCharlotte Production.

Dengan aransemen yang lebih jazz, Mike menyanyikan dan merekam lagu “Kaulah Segalanya” yang populer dinyanyikan Ruth Sahanaya.

Namun, setelah Mike berpulang, klip video bersangkutan baru diproduksi. Produser manuscript ini, Charlotte VR mengaku sangat berhati-hati dan terus berkomunikasi dengan pihak keluarga penyanyi yang melejit setelah menjadi jawara dalam ajang pencarian bakat tersebut.

“Itu berat karena ini kan suasana sedih ya, jadi kami pihak produser harus hati-hati. Saya ngobrol dulu sama mas Indra manajernya Mike, mereka (keluarga) maunya gimana,” kata Charlotte usai jumpa pers peluncuran manuscript The Unforgettable di Energy Building, Jakarta, Kamis (11/5/2017).

“Boleh enggak kalau pakai pacarnya, katanya (keluarga) enggak. Oke, sampai akhirnya dapet versi inilah yang keluarga Mike mau,” lanjutnya.

Charlotte mengungkapkan, keluarga Mike ingin menceritakan kepergian sang pelantun “Sahabat Jadi Cinta” dalam klip video tersebut.

“Jadi yang keluarga Mike mau adalah kami menceritakan satu hari pada saat Mike meninggal itu,” ungkap Charlotte.

“Jadi kami lagi gembira gembira terus di-set tiba-tiba kami terkejut denger kabar Mike pergi, begitu,” tambahnya.

Konsep pembuatan video seperti demikian disebut Charlotte bertujuan untuk membahagiakan keluarga Mike.

“Keluarga sangat terlibat tapi itu dari kesadaran kami sendiri, jadi bukan dari keluarga Mike yang minta. Jadi biar keluarga bahagia, Mike juga di sana lihatnya senang,” ungkapnya.

More about ...