Kenapa Indonesia Tak Bisa Lihat Gerhana Matahari 2018?

VIVA – Fenomena Gerhana Matahari akan terjadi pada 16 Februari 2018. Besok, Bulan akan menutupi cahaya Matahari dan akhirnya menciptakan gerhana. Namun gerhana kali ini adalah Gerhana Matahari Sebagian. 

Fenomena gerhana parsial pada hari ini akan terjadi pada petang pada wilayah yang dilalui gerhana tersebut. Pada saat gerhana, pengamat astronomi LangitSelatan, Avivah Yamani mengatakan, di wilayah Antartika, Bulan akan menutupi 50 persen piringan Matahari. 

Fenomena ini hanya bisa terlihat di bagian selatan Amerika Selatan, Pasifik Utara dan Antartika. Avivah menuliskan, beberapa negara yang bisa menyaksikan gerhana sebagian tersebut adalah sebagian wilayah Chile, Argentina, Uruguay, bagian selatan Paraguay dan bagian selatan Brasil.

Pengamat di bagian pale selatan Amerika Selatan termasuk Pulau Malvinas bisa mengalami berkuranganya 30 persen cahaya Matahari.  Area lain yang dilintasi adalah lautan Atlantik, lautan Pasifik dan sebagian Antartika.

Wilayah Indonesia tidak bisa menikmati penampakan Gerhana Matahari Sebagian tersebut. 
Avivah mengatakan, sepanjang 2018, wilayah Indonesia memang tidak bisa melihat penampakan Gerhana Matahari. Hal senada juga disampaikan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

“Karena enggak lewat Indonesia,” jelas Avivah kepada VIVA, Kamis 15 Februari 2018. 

Penampakan Gerhana Matahari sebagian.

Sepanjang tahun ini, ada tiga Gerhana Matahari yang terjadi, semuanya adalah gerhana parsial. Gerhana Matahari Sebagian pertama terjadi pada 16 Februari 2018, kemudian Gerhana Matahari Sebagian pada 13 Juli 2018 dan Gerhana Matahari Sebagian pada 11 Agustus 2018. 

Avivah menuliskan, Gerhana Matahari Sebagian kedua pada tahun ini melintasi hanya area kecil di wilayah Australia bagian selatan atau wilayah Viktoria dan sebagian kecil area Australia Selatan. 

Puncak Gerhana Matahari kedua 2018 ini bakal terjadi di wilayah tak berpenghuni di Antartika. 

Selanjutnya Gerhana Matahari Sebagian ketiga akan melewati belahan Bumi utara. Avivah mengatakan, negara yang bisa menyaksikan fenomena Gerhana Matahari penutup 2018 adalah negara di wilayah timur laut Eropa, barat laut Asia, bagian utara Kanada, Tanah Hijau, Lautan Atlantik dan Lautan Artik. Puncak gerhana ini terjadi di area Rusia yaitu Laut Siberia Timur.   

More about ...