Kongkow Bareng Pramuka, Maudy Ayunda Dipuji Adhyaksa Dault

“Comfort section atau zona nyaman buat aku adalah karier aku pada saat itu. Tapi setelah memilih untuk mengejar pendidikan, aku belajar untuk lebih ikhlas dan memprioritaskan mimpi,” kata Maudy dalam keterangan tertulis Pramuka, Kamis (17/8).

Dia mengaku, menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi luar negeri selama kurang lebih tiga tahun tidak mudah. Selain harus berpisah dengan keluarga di Indonesia, dia juga harus memilih antara karir dan pendidikan.

“Banyak orang yang bilang ‘Aduh, sayang banget nanti kariernya gimana? Kalau enggak dapat tawaran lagi gimana?’ Tapi saya tetap harus memperjuangkan mimpi aku untuk sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyambut positif ajakan Maudy Ayunda kepada anak-anak Pramuka untuk memperjuangkan pendidikan dan keluar dari zona aman. Menurutnya, pendidikan dan Pramuka adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.

“Pramuka sejati selalu memperjuangkan pendidikan dan tahan banting terhadap segala keadaan. Semangat Kak Maudy Ayunda itu perlu dicontoh,” tegasnya.


(ika/JPC)

More about ...