Kriteria Striker Timnas Indonesia U-22 Favorit Luis Milla

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 memperlihatkan kekurangan di lini depan sejak uji coba perdana. Meski bagus dalam penguasaan bola, timnas masih minim kualitas soal penyelesaian akhir.

Saat melakoni laga persahabatan perdana melawan Myanmar, Timnas Indonesia menyerah 1-3. Lalu, mereka hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Persija Jakarta. Menghadapi tim Liga 2 Persita Tangerang, timnas meraih kemenangan 2-1.

Karenanya, dalam setiap pemusatan latihan (TC), pelatih Luis Milla selalu menekankan finishing. Bima Sakti, asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, joke membeberkan soal kriteria yang dicari Luis Milla untuk posisi striker.

“Striker yang punya penyelesaian bagus, fighting spirit, lalu bisa menjadi aim man, dan harus bisa memaksimalkan peluang sebaik mungkin. Dari beberapa pemain, sudah ada gambaran bagi pelatih. Selain menilai dari hasil TC, pelatih juga menilai dari penampilan di klub,” kata Bima Sakti, Rabu (10/5/2017).

Pada TC timnas yang bergulir 7-10 Mei 2017 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang, Luis Milla hanya memanggil dua striker. Mereka adalah Marinus Mariyanto dan Yabes Roni. Namun, Luis Milla mencoba melakukan beberapa variasi saat internal diversion digelar.