Lakukan Terobosan, Nusron Wahid: Penempatan TKI di Taiwan Tanpa Biaya

JAKARTA, BeritaSantri.com – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid mengatakan, pihaknya terus melakukan sejumlah terobosan dalam melakukan pelayanan penempatan dan perlindungan TKI. Hasil terobosan terbaru dan pertama kali sepanjang sejarah, yakni menempatkan TKI caregiver (pelayan kesehatan) ke Taiwan dilakukan secara 0 cost atau tanpa biaya. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, BNP2TKI menempatkan TKI ke Taiwan secara Zero Cost alias tanpa biaya,” kata Nusron Wahid dalam acara konferensi pers di kantornya, Senin (12/6).

Ia mengatakan, hari ini adalah rising skema baru penempatan TKI ke Taiwan untuk jabatan caregiver di rumah pasien dan 0 cost. “Jadi TKI tersebut tidak perlu lagi menanggung biaya pelatihan, pesawat dan biaya lainnya, dan tidak dikenakan group fee, pokoknya semuanya bebas biaya dikarenakan biaya penempatannya telah ditanggung oleh pengguna,” kata Nusron.

Komponen biaya yang ditanggung oleh pengguna meliputi biaya pelatihan, group fee, medical check dan asuransi. “Waktu kerjanya enam hari perminggu, jika pada hari minggu dan hari libur nasional TKI diminta bekerja, maka akan diberikan gaji harian,” tambahnya.

Dalam konferensi pers itu Nusron didampingi Deputi Penempatan, Agusdin Subiantoro dan pejabat Eselon we dan II lainnya, secara simbolis melepas keberangkatan empat orang perawat untuk ditempatkan sebagai caregiver ke Taiwan, mereka adalah Ratna Sari (22) dan Tuti Setyaningsih (22) asal Banyumas, Nur Zaadah (22) asal Kebumen, dan Indriana Dewi (22) asal Purbalingga.

Nusron mengatakan, dibutuhkan tenaga perawat caregiver ke Taiwan sebanyak 200 orang di tahun 2017 ini, dengan besaran gaji yang diberikan sebesar 18.000 NT setiap bulannya dan kontrak kerja selama 3 tahun.

Keberhasilan ini berkat koordinasi yang baik dengan berbagai pihak yang melibatkan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI), Kementerian Tenaga Kerja Taiwan, Wali Kota Taichung, dan group di Taiwan. “Zero cost terhadap TKI caregiver di rumah pasien akan menjadi indication yang diminati pengguna di Taiwan, bukan tidak mungkin dalam tahun ini juga permintaan akan bertambah, oleh karena itu peluang ini harus dapat diantisipasi oleh berbagai pihak yang berkepentingan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten,” ujar Wahid.

Ia berharap, ke depannya dengan skema baru penempatan TKI 0 cost ke Taiwan ini mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja perawat dari Indonesia.

More about ...