LANDEP Adukan Hilangnya TKW Asal Flores ke BNP2TKI

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Direktur Lembaga Advokasi Untuk Demokrasi dan Pembaruan (LANDEP) mendatangi Kantor Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang beralamat di Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (27/11/2017).

Kedatangan LANDEP untuk menyampaikan pengaduan kepada kepala BNP2TKI Nusron Wahid terkait hilangnya seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Manggarai Flores, NTT. Adapun, korban bernama Olivia Jimu. Perempuan asal Kabupaten Manggarai, Iteng, Kecamatan Satar Mese. Oliva dikabarkan hilang kontak dengan keluarganya sejak 2014 setelah dibawa pergi oleh seorang calo asal Bajawa, Flores

“Kami (LANDEP) telah melaporkan hilangnya Oliva di kantor BNP2TKI. Dan dalam proses pengecekan, tiba-tiba kami menerima kabar bahawa Oliva sudah kembali (pulang),” kata Mario Pranda, Direktur Umum LANDEP dalam keterangan tertulis kepada Netralnews.com yang diterima Selasa, (28/11/2017). 

Namun, lanjut Mario, pihaknya masih mencari tahu nama Yayasan atau Perusahaan yang mempekerjakan Oliva. 

“Dugaan kuat, ada terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), karena Oliva dilarang memegang Handphone (HP) alias alat komunikasi, apalagi berkomunikasi dengan keluarga,” tegas Mario Pranda yang saat mengadu ke kantor BNP2TKI didampingi Direktur Penindakan Sharul Ramadhan dan Direktur Humas Marcela Memengko.

Selain itu, hingga saat ini Oliva masih bungkam, tak ingin bicara. “Kami takut dan khawatir jika dirinya berada di bawah ancaman dan tekanan,” kata Direktur LANDEP Mario Peranda. 

Dijelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dan pembentukan tim investigasi 

” Kami sudah rapat untuk membentuk tim melakukan investigasi terkait persoalan yang dialami oleh Oliva,” tegas Direktur Umum LANDEP, Mario Pranda. 

Sementara itu, Kabag Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan dan tujuan mulia dari pihak LANDEP yang peduli terhadap masalah kemanusiaan.

Terkait pengaduan tersebut, pihak BNP2TKI mengarahkan agar LANDEP mengadukan kasus tersebut ke Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, lembaga yang menangani setiap ada masalah pekerja yang hilang, karena kasus itu terkait pekerja atau yang pernah  keluar negeri. 

“Namun, bila pekerja tersebut masih kerja di dalam negeri maka pengaduannya ke pihak Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) BNP2TKI,” saran Servulus. 

More about ...