Menanti Kiprah Timnas Indonesia di Asia

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 sudah bersiap untuk berjuang ikuti kualifikasi Piala Asia U-23 yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada 19-23 Juli 2017. Skuat Garuda sudah bertolak ke Bangkok pada 11 Juli hari ini.

Piala Asia U-23 merupakan sesuatu yang baru. AFC selaku Asosiasi Sepak Bola Asia baru menggulirkan turnamen ini mulai 2013 lalu. Event ini digelar dua tahun sekali.

Kualifikasi Piala Asia U-23 digelar satu tahun sebelum penyelenggaraan. Piala Asia U-23 sendiri bakal digelar di Tiongkok pada 2018 mendatang.

Ada 40 negara yang ikut kualifikasi Piala Asia U-23. Maka itu, AFC membagi kualifikasi grup dalam 10 grup mulai A sampai J.

Indonesia sendiri tergabung dalam grup H bersama Malaysia, Mongolia dan Thailand. Hanya juara grup yang dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 nanti. Sedangkan 6 kontestan lagi bakal diambil dari runner up terbaik di 10 grup.

Secara statistik, Indonesia punya peluang untuk lolos. Lawan berat tentu Thailand dan juga jangan lupakan Malaysia. Mongolia yang jarang didengar joke tak boleh dipandang sebelah mata.

Timnas Indonesia membawa optimisme dan juga harapan di Piala Asia U-23. Tim Merah Putih berharap bisa bangkit dengan skuat muda yang berusia di bawah 22 tahun. Lalu, skuat Garuda juga punya pelatih berkualitas asal Spanyol, Luis Milla. Dia pernah melambungkan Spanyol menjadi juara Piala Eropa U-19.

Gelandang Timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono berebut bola saat melakoni inner diversion di Lapangan SPH Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu (10/5). Internal diversion ini bagian persiapan menuju TC di Bali. (Lipiutan6.com/Helmi Fithriansyah)

Tentu, Milla tak akan semudah itu sukses di Indonesia. Karakter dan budaya sepak bola yang berbeda antara Spanyol dan Indonesia tak bisa disamakan begitu saja. Di sini, Milla menghadapi tantangan yang begitu besar. Salah satunya mengenal potensi-potensi muda Indonesia.

Jelang keberangkatan ke Bangkok, Milla akhirnya memilih 24 pemain terbaik untuk kualifikasi Piala Asia U-23. 24 pemain ini sudah mengikuti pemusatan latihan sejak 30 Juni lalu di Bali dan tentunya persiapan akhir di Bangkok Thailand jelang menghadapi laga di grup H.

“Kenapa saya bawa 24 pemain ke Bangkok? Karena masih ada pemain yang ragu mau dibawa apa tidak buat kualifikasi, jadi masih dilihat kondisinya sampai tgl 18. Jadi pas categorical mulai tgl 19 kita dengan sum skuat 23 pemain,” ujar Milla.

Pemanasan untuk SEA Games

Apa joke hasil di kualifikasi Piala Asia U-23, Timnas Indonesia sebenarnya membidik aim lebih jauh, yaitu dapatkan medali emas di SEA Games 2017 Malaysia. Dengan skuat muda, misi ini sungguh sangat berat untuk dicapai.

Apalagi, Indonesia harus berjuang keras sejak penyisihan grup. Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja, dan Timor Leste. Sedangkan Grup A dihuni tuan rumah Malaysia, Myanmar, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam yang notabene tingkat persaingannya sedikit lebih rendah.

Maka itu, kualifikasi Piala Asia U-23 boleh jadi jadi ajang pemanasan yang sempurna bagi timnas Indonesia. Apalagi, mereka juga akan berjumpa Thailand U-23 yang pastinya dipersiapkan untuk SEA Games nanti.

Milla sendiri memprediksi, Thailand dan Vietnam menjadi lawan terberat Indonesia di penyisihan grup SEA Games nanti.
“Thailand dan Vietnam tim bagus di grup kita. Saat ini, kami fokus untuk Piala Asia U-23 dulu,” ujar pelatih asal Spanyol itu terkait undian SEA Games.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla Aspas (kedua kiri) memberi arahan pada timnya usai laga uji coba di Lapangan SPH Karawaci, Tangerang, Selasa (25/4). Timnas Indonesia U-22 unggul 2-1. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sejatinya, peluang Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games sangat terbuka. Dengan pelatih baru, harapan untuk membuat sebuah gebrakan prestasi sangat besar.

Kecuali Thailand, Indonesia relatif bisa mengalahkan lawan-lawan lain seperti Vietnam, Malaysia dan Filipina. Harapan besar ditaruh di pundak Evan Dimas cs. Sejauh mana kiprah Timnas Indonesia di Asia?

 

Skuat Penuh Harapan

Timnas Indonesia diisi skuat muda penuh harapan. Pemain-pemain muda ini sudah melakukan pemusatan latihan dengan sistem buka tutup sejak awal tahun lalu.

Beberapa pemain lulusan timnas U-19 dan comparison masih ada di skuat asuhan Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu bisa menaruh harapan kepada pemain yang berpengalaman seperti Evan Dimas, M Hargianto dan juga Hansamu Yama Pranata.

Gelandang timnas Indonesia, Gian Zola Nasrulloh  (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jangan dilupakan pula skuat muda yang penuh potensi seperti Ahmad Nur Hardianto atau Febri Hariyadi. Diharapkan, kebintangan pemain-pemain muda ini muncul saat pertarungan di grup H kualifikasi Piala Asia nanti dimulai.

Skuat Timnas Indonesia:

Kiper: Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Moch Diky Indriyana (Bali United), Satria Tama (Persegres Gresik United)

Belakang: Gavin Kwan (Barito Putera), Bagas Adi (Arema FC), Andy Setyo Nugroho (PS TNI), Hansamu Yama Pranata (Barito Putera), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Osvaldo Haay (Persipura), Ryuji Utomo (Persija), Rezaldi Hehanusa (Persija), Ricky Fajrin Saputra (Bali United).

Tengah: Miftahul Hamdi (Bali United), Evan Dimas Darmono (Bhayangkara FC), Hanif Abdurrauf Sjahbandi (Arema), Muhammad Hargianto (Persija), Gian Zola Nasrulloh (Persib), Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM), Saddil Ramdani (Persela)

Depan: Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura), Yabes Roni Malaifani (Bali United), Ahmad Nur Hardianto (Persela).

 

Jadwal Timnas Indonesia:

19 Juli 2017, Indonesia vs Malaysia

21 Juli 2017, Mongolia vs Indonesia

23 Juli 2017, Thailand vs Indonesia