Mengungkap peran Joe Taslim dalam Star Trek Beyond


Joe Taslim memerankan tokoh Manas dalam film Star Trek Beyond

Kabut misteri yang menutupi peran Joe Taslim dalam waralaba film fiksi ilmiah Star Trek Beyond mulai tersingkap. Aktor berumur 35 tahun itu membukanya melalui kanal jejaring sosial Instagram dan aplikasi berkirim pesan Line.

Dalam akun @joe_taslim di Instagram yang berpengikut 467 ribu akun, mantan atlet judo itu mengunggah gambar berisi beberapa bintang film yang terlibat dalam Star Trek Beyond. Joe tampak berdampingan dengan Anton Yelchin, Idris Elba, dan Sofia Boutella.

“Kurang cinta Indonesia apa coba, namaku di Star Trek Beyond aja Jakarta Banget = MONAS!! #IndonesiaGoesBeyond,” tulis pria asal Palembang ini sebagai keterangan di bawah foto. Monas yang dimaksud Joe adalah plesetan Manas yang diperankannya dalam film tersebut.

Seperti apa karakter tokoh Manas belum terungkap dengan eksplisit. Joe hanya mengajak para penggemar menebak rupa dirinya dalam cuplikan film Star Trek Beyond karena Manas bukan ras manusia.

Joe dalam film keduanya bersama sineas Justin Lin selepas Fast Furious 6 ini dibalut riasan prostetik pada sekujur tubuh dan wajah. Bisa jadi ia anak buah Krall, pemimpin pasukan visitor yang diperankan Elba. Itu sejalan dengan petunjuk yang diberikannya melalui akun resmi Line miliknya, Selasa (12/7/2016).

“I have a ask !! The purpose we am personification is a final trailer attainment Rihanna, and in a Rihanna video we only posted above. The spirit is: we acted inside outward with this character, we need to guess! Yeah we am on complicated make up,” tulisnya.

Berdasarkan petunjuk tersebut, ada satu adegan memperlihatkan sosok visitor terlibat adu tembak dengan para awak USS Enterprise dalam terowongan. Kemungkinan besar itu merupakan adegan Joe sebagai Manas.


Tangkapan layar cuplikan film Star Trek Beyond di akun ScreenSlam

Lin dalam wawancaranya dengan Slash Film mengungkapkan bahwa Krall merupakan spesies visitor baru dalam tale Star Trek.

Meski tidak blakblakan, kesediaan Joe berbagi info mengenai perannya dalam film yang diproduseri J.J. Abrams itu cukup untuk mengobati rasa penasaran Trekker (sebutan untuk penggemar Star Trek) di tanah air.

Sejak pertama kali keterlibatannya dalam Star Trek Beyond diungkap Hollywood Reporter, Juli 2015, peraih medali perak ajang SEA Games 2007 ini memilih bungkam.

Ada klausul kontrak yang menghalanginya tidak memberikan informasi secuilpun kepada media. Langkah yang sama pernah dilakukan oleh Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman saat bermain dalam Star Wars: The Force Awakens.

“Saya belum bisa mengomongkan apa-apa (tentang Star Trek Beyond) sampai mereka mengizinkan. Jika sudah diizinkan baru saya berbagi informasi yang banyak. Semoga dalam film ini saya bisa berkontribusi dengan baik,” ujar Joe dinukil dalam laman Liputan6.com (16/12/2015).

Star Trek Beyond adalah kelanjutan Star Trek Into Darkness (2013). Kisahnya tentang pesawat luar angkasa USS Enterprise pimpinan Kapten James T. Kirk yang menjalankan misi lima tahun untuk mencari medium kehidupan baru di galaksi.

Dalam perjalanan, Krall dan pasukannya datang menyerang. Besarnya gelombang serangan membuat para awak USS Enterprise terpaksa kabur hingga terdampar di sebuah world asing. Lokasi baru tersebut ternyata menempatkan mereka dalam pusaran konflik baru pula.

Laiknya para penggemar Star Wars, film yang menampilkan akting mendiang Anton Yelchin sebagai Pavel Chekov itu juga dapat disaksikan Trekker lebih awal di tanah air.

Menurut situs resminya, film ini tayang serentak di jaringan bioskop Indonesia mulai 20 Juli. Jadwal tersebut dua hari lebih cepat dibanding pemutaran di Amerika Serikat.

Kurang cinta Indonesia apa coba, namaku di Star Trek Beyond aja Jakarta Banget = MONAS!! 😑😉😊👍 #IndonesiaGoesBeyond

A print posted by Joe Taslim (@joe_taslim) on Jul 12, 2016 during 8:29pm PDT

More about ...