Menteri Basuki tegaskan tak ada PHK akibat kebijakan non tunai jalan tol

Merdeka.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan adanya kebijakan non tunai jalan tol.

Hal ini guna menjawab dugaan masyarakat bahwa pemerintah akan mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin. Menurutnya, ini hanya kekhawatiran masyarakat, sehingga dia menegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi.

“Mungkin ini hanya warning saja, ini hanya kekhawatiran orang. Tapi saya kira ini tidak akan terjadi. Kita sudah yakini, kita behind adult ke Jasa Marga bahwa dia tidak akan melakukan PHK. Kecuali kalau dia dialihtugaskan tapi pegawainya tidak mau ya itu lain perkara. Tapi tidak akan ada niat dari perusahaan melakukan PHK hanya karena e-tol. Ini kan bisa pemeliharaan jalan,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, bangsa Indonesia harus mampu mengikuti perkembangan zaman untuk berubah menjadi yang lebih baik dan mengejar ketinggalan. Dan tanpa disadari, proses digitalisasi ini sudah terjadi di Indonesia sejak lama.

“Dulu waktu penemuan komputer pertama, juga orang takut kehilangan manajer menengah akan kehilangan pekerjaan. Saat dulu komputer harus pakai chip dan sebagainya, itu orang melihatnya manajer menengah akan hilang. Ternyata tidak. Kita misalnya untuk entrance information itu butuh orang. Jadi ini hanya beralih profesi,” imbuhnya.

“Ini juga seperti media. Sekarang orang lebih banyak baca media online, yang baca koran atau majalah itu berapa banyak. Lalu taksi, waktu Blue Bird pertama kali muncul dia didemo orang. Lalu saat Taksi Online muncul, taksi konvensional yang demo. Jadi kita memang harus berubah.”

Bahkan, untuk membangun infrastruktur, pemerintah telah menggunakan teknologi canggih untuk mempermudah pekerjaan, sehingga aim pembangunan bisa tercapai.

“Bahkan kita menantang juga ini untuk bendungan, apa ini inovasinya. Bangun 49 bendungan kok belum keluar inovasinya. Ini sedang kita dorong untuk berinovasi dalam pembangunan bendungan,” pungkas Basuki. [azz]

More about ...