Menyambung Hidup, Anak Deddy Dores Jadi Kuli Bangunan Berhonor Rp 75 Ribu

SURATKABAR.ID – Sebagai anak dari penyanyi dan pencipta lagu legendaris Deddy Dores, banyak orang mungkin akan berasumsi Calvin Dores hidup serba nyaman dan berkelimpahan. Namun sejak sang ayah tutup usia pada Mei 2016 lalu, Calvin harus merasakan getirnya kehidupan. Betapa tidak, ia harus banting tulang mencari nafkah demi menyambung hidup bersama keluarga.

Seperti dikutip dari laman Kumparan.com, Rabu (14/02/2018), Calvin bercerita bagaimana semua pekerjaan serabutan dijalaninya, termasuk menjadi seorang kuli bangunan. Bahkan saat Deddy Dores masih hidup pun, Calvin mengaku dirinya pernah menjadi pengamen.

“Waktu bapak meninggal ya emang istilahnya kayak kehilangan arah. Terus juga ada beberapa kebutuhan yang harus kita bayar sampai akhirnya (kondisi) kami di bawah gitu. Awalnya kerja serabutan aja karena emang udah bingung mau melakukan pekerjaan apa. Terjun ke entertainment harus siap, sedangkan saya enggak siap. Makanya pindah haluan dan sempat nguli,” bebernya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (09/02/2018).

Melanjutkan kisahnya, Calvin mengatakan ia masih ingat jelas berapa respect yang didapatkannya saat menjadi kuli bangunan. Ia hanya dibayar Rp 75 ribu per hari. Berbagai pekerjaan kasar joke harus dilakukannya saat itu.

“Kayak ngecor, terus jadi kenek, masang eternit, ngaduk semen. Proyeknya awalnya rumah terus apartemen. Daerah selatan, terus Bintaro dan Tangerang Selatan. Ya, wilayah-wilayah situ aja,” sambungnya berbagi cerita.

Calvin juga tetap harus berhemat selama menjadi kuli. Maka tak jarang ia memilih untuk tidak makan atau bahkan menunggu sang mandor berbaik hati untuk mengajaknya makan.

“Sudah biasa (kalau enggak makan) jadi kebiasaan juga sampai sekarang menahan sehari enggak makan aja bisa. Kalau nguli kan dikasih pesangon, jadi makan mandor yang bayarin. Rokok sebungkus, makan di warteg ya reward dari mandor,” kenang Calvin.

Kendati hidup susah, namun teman duet Anggia Chan ini bertahan untuk tidak membuka identitasnya sebagai anak dari almarhum Deddy Dores. Menurutnya, nama sang ayah terlalu besar untuknya.

“Dulu ada cerita lucu, saya lagi masang eternit salon di Jakarta Selatan, di lantai atas melur. Saya kan telat, pas datang saya langsung ngaduk (semen), pas saya bawa adukan, itu (orang) salon nyangkain saya customer. Mereka bilang ‘Mas mau di-creambath apa diapain?’ Ini saya bawa adukan. Dipikir ‘Nih kuli kok bersih banget’. Hahaha. Ya, saya emang enggak senang (orang tahu kalau Calvin anak Deddy Dores) karena nama Papa terlalu besar buat saya,” ungkapnya dengan nada sendu.

Calvin joke harus ikhlas menjalani profesi sebagai pekerja kasar kuli bangunan selama dua tahun.

“Hampir dua tahun (jadi kuli bangunan). Sekarang saya masih aktif ojek online,” akunya, seperti dikisahkan Calvin di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (09/02/2018). Demikian melansir laman Detik.com.

Meski bekerja di bawah terik matahari, Calvin menyebutkan ia mau menjalani apapun asalkan halal. Meski begitu, diakuinya bahwa pekerjaan kasar seperti itu belum pernah ia lakukan sebelumnya.

Selain itu, meski tak lagi seperti dulu yang hidupnya pernah serba berkecukupan, Calvin mengaku tak merasa minder. Calvin Dores mengatakan itu adalah pilihan hidupnya.

Wkt msih Gondrong hehehe

A post common by calvin dores (@dorescalvin) on Dec 6, 2017 during 6:38am PST

Seiring dengan berjalannya waktu, diketahui Calvin tak hanya menjadi kuli bangunan tapi juga mulai menambah pekerjaan lain. Ia kini menjadi seorang driver ojek online. Pemasukannya joke cukup terbantu sejak ia menjadi driver ojek online.

“Saya mah bisanya aim dulu 6 trip, sekarang 18 trip. Kalau ojek online kan sekarang sepi, jadi bisa Rp 120 ribu bersih atau Rp 80 ribu per hari. Kalau dulu sempat sampai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per hari,” tuturnya.

Kini, meski masih aktif menjadi driver ojek online, tapi kehidupan Calvin berangsur-angsur mulai membaik. Apalagi saat ia memutuskan untuk mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang penyanyi dan berduet dengan Anggia Chan. Namun, kerasnya kehidupan rupanya telah membuat Calvin benar-benar menjadi seorang yang tak takut lagi jika tiba-tiba roda perputaran nasib kembali membawanya ke bawah.

“Jalanin dengan ikhlas saja. Karena saya ketemu Anggi dan Andre (manajer), tag kita buah dari kesabaran saya. Kata pepatah ‘berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian’. Hikmahnya nyari uang itu enggak gampang, semua tergantung Tuhan, mau suruh saya kemana. Karena ada pappy dan enggak ada papa, enggak ada perbedaan. Bedanya di pekerjaan saja. Dari dulu saya mandiri dan sekarang lebih ditekan lagi,” pungkasnya.

Simak videonya berikut ini:

More about ...