Mitra Kukar jadi tim ketiga yang lolos ke perempat final

Para pemain Mitra Kukar (kuning) merayakan keberhasilan lolos ke perempat final Piala Presiden 2018 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (27/1/2018).
Para pemain Mitra Kukar (kuning) merayakan keberhasilan lolos ke perempat final Piala Presiden 2018 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (27/1/2018).
© Sri Gunawan Wibisono /Beritagar.id

Mitra Kukar menjadi satu-satunya tim yang mencatat nilai sempurna dalam babak grup Piala Presiden 2018 sejauh ini. Tim berjuluk “Naga Mekes” ini memastikan diri lolos ke perempat final setelah menundukkan Barito Putera 1-0 d Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (27/1/2018).

Gol semata wayang Kukar dilesakkan Fernando Rodriguez dari titik putih pada menit 45 menyusul pelanggaran pemain Barito di kotak terlarang. Alhasil Kukar joke memimpin Grup B dengan nilai sembilan dari tiga kemenangan.

Adapun Barito yang dituntut menang jika ingin lolos ke perempat final hanya berada di posisi kedua dengan nilai empat, seperti halnya Kalteng Putra yang mengalahkan Martapura FC 2-1 pada hari yang sama.

Barito yang butuh kemenangan itu joke tak pelak menggebrak sejak wasit Thoriq M. Alkatiri meniup peluit awal. Pelatih Jacksen F. Tiago joke menurunkan seluruh pemain terbaiknya seperti kapten Rizky Rizaldi Pora, bek tengah Hansamu Yama Pranata, dan penyerang Samsul Arif Munip.

Barito sebenarnya berpeluang mencetak gol ketika mendapat hadiah penalti. Namun hadiah dari pelanggaran Wiganda Pradika terhadap Samsul itu gagal dimanfaatkan Rizky Pora karena bola sepakannya bisa ditepis kiper Gerry Mandagi.

Dan kegagalan Rizky menjadi titik kebangkitan Kukar. Melalui kehadiran pemain timnas Indonesia, Septian David Maulana, yang berperan sebagai jenderal lapangan tengah, Kukar mulai menebar ancaman.

Malapetaka bagi Barito terjadi di pengujung babak pertama menyusul pelanggaran terhadap Hendra Adi Bayauw di kotak . Kali ini, Fernando tidak membuang peluang menciptakan pundi gol ketiganya di ajang Piala Presiden 2018.

Pada babak kedua, Barito masih mendominasi permainan untuk mencari gol balasan. Adapun Kukar lebih banyak bertahan untuk mempertahankan keunggulan.

Pelatih Kukar Rafael Berges Martin mengaku sempat ketar ketir melihat kesolidan pertahanan Barito, termasuk barisan gelandang lawan yang selalu berhasil menghambat setiap laju pergerakan bola ke lini depan Kukar.

Rafael menyebut contingent gelandang asing Barito bermain disiplin untuk memenangi pertarungan lapangan tengah. Kebetulan Barito menurunkan contingent andalan Aaron Evans, Douglas Packer, dan Matias Cordoba.

Meskipun begitu, Rafael berpendapat timnya lebih unggul dalam pemanfaatan peluang di barisan pertahanan lawan. Mereka kini bisa menyusul tim Sriwijaya FC di Grup A yang terlebih dahulu memastikan langkah di turnamen pramusim ini.

“Saya sangat puas melihat pemain Mitra Kukar mampu bermain baik dan mencetak gol,” ujar pelatih kebangsaan Spanyol ini.

Di sisi lain Jacksen cukup kecewa dengan hasil akhir pertandingan ini, padahal para pemainnya menguasai pertandingan. Kendati begitu, Barito diakui juga sulit menembus pertahanan Kukar yang dihuni para pemain berkelas.

Menurut Jacksen, pemainnya memang menguasai hampir dua pertiga garis permainan lapangan. Namun sesaat masuk kotak penalti, pemain Barito kesulitan menembus ketatnya pertahanan Kukar.

“Babak kedua, kita lebih mampu kuasai pertandingan. Namun kita hanya mengandalkan bola-bola crossing yang tentu saja sulit dimaksimalkan,” keluhnya sebelum mengucapkan selamat kepada Kukar.

Sementara pada pertandingan kedua, Martapura FC vs Kalteng Putra berlangsung anti-klimaks karena kedua tim sudah pasti bakal gagal lolos ke babak selanjutnya. Poin Kalteng Putra sedikit lebih baik dari Martapura dengan mengumpulkan satu poin dari dua laga.

Kalteng tetap berhasil menundukkan Martapura lewat gol dari kaki Dadang Apridianto pada menit 41 dan Michael Rumere pada menit 72. Martapura hanya mampu memperkecil kekalahan berkat tendangan akrobatik Qischil Gandrum pada menit 68.

Meski gagal lolos, pelatih Kalteng Kas Hartadi mengaku puas bisa mengalahkan Martapura sekaligus membalaskan dendamnya dalam pertandingan Liga 2 Indonesia. Kedua tim ini memang berseteru pada babak perempat final Liga 2 Indonesia.

“Malam ini tim kita bermain luar biasa dan bisa membalaskan dendam kita di Liga 2,” ujarnya.

Menurut Kas, kelemahan fisik pemain menjadi faktor penentu kekalahan dari Mitra Kukar dan permainan imbang lawan Barito Putera sebelumnya. Selama di Tenggarong, pelatih 47 tahun ini menilai fisik dan stamina para pemainnya terkuras setiap menjalani 2 x 45 menit.

“Kita ada kekurangan dari segi fisik. Terus lawan Mitra Kukar fisik pemain semakin menurun. Ini kelihatan sekali tidak ada fisik,” ungkapnya.

Sedangkan bagi Martapura, hasil dari Kalteng membuat tim asuhan Amir Yusuf Pohan itu tak pernah menang dalam tiga laga Grup B. Amir mengatakan kemenangan menjadi aim pada laga terakhir, tapi justru menjadi beban bagi para pemain.

Beban mental ini sangat terasa di lapangan sehingga para pemain Martapura tidak bisa bermain lepas seperti biasanya. Amir joke menyebutkan para pemainnya terburu buru dalam memberikan umpan atau menembak ke gawang lawan.

“Saya rasa permainan kita tadi terburu buru, semangatnya luar biasa. Intinya anak-anak sudah maksimal,” tuturnya.

Perempat final di Solo

Sejauh ini baru ada tiga tim yang pasti ke perempat final Piala Presiden 2018; Srijaya FC, PSMS Medan, dan Mitra Kukar. Dengan begitu, masih ada lagi tiga juara grup dan dua runners up terbaik yang bakal berebut tiket ke perempat final.

Madura United dan Persebaya Surabaya akan berebut tiket dalam standing juara dan runner up Grup C pada hari ini di Surabaya, Minggu (28/1). Sementara Persija Jakarta dan Bali United bersaing di Grup D pada Senin (29/1), dan dari Grup E persaingan ketat melibatkan Arema FC, Bhayangkara FC, dan Persela Lamongan pada Selasa (30/1).

Adapun babak perempat final akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Panitia pertandingan joke sudah memeriksa kondisi stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu.

Ketua PSSI Solo Paulus Haryoto dikutip Bola.com, Sabtu, mengklaim persyaratan administrasi sudah lengkap. Bahkan perizinan pemakaian stadion sudah dikantongi.

“Kami akan menggelar rapat besar dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, Organizing Committee Piala Presiden, Dinpora selaku pengelola stadion, dan lainnya agar semua lancar,” ujar Paulus yang juga anggota DPRD Surakarta itu.

More about ...