Modal dari Euro 2016

PROKAL.CO, PANASNYA rivalitas membuat kehadiran Lionel Messi tak akan pernah lengkap tanpa Cristiano Ronaldo. Untungnya, persaingan itu bisa kembali disaksikan pada gelaran Piala Dunia 2018 Rusia.

Bintang Portugal tersebut mematahkan anggapan bahwa dia hanya mampu bicara banyak di turn klub dengan membawa Selecao juara Euro 2016 di Prancis. Trofi Henry Delaunay menjadi gelar mayor pertamanya di pentas internasional setelah memenangkan segalanya di turn klub dan individu.

Pencapaian itu membuat Piala Dunia menjadi satu-satunya trofi mayor yang belum pernah dimenangkan sepanjang kariernya. Rusia menjadi percobaan keempatnya setelah partisipasi di tiga edisi sebelumnya.

Berbeda dengan pencapaiannya di turn klub, Piala Dunia bukanlah tempatnya mampu menyuguhkan performa terbaik. Produktivitasnya di ajang empat tahunan tersebut bahkan begitu minim. Total hanya tiga gol dicatatkannya dalam 13 penampilan, dengan masing-masing satu gol di tiap edisi.

Edisi terakhir bahkan hanya berujung pesakitan. Tersingkir di fase grup bukanlah sesuatu yang diharapkan dari sebuah tim berisikan seorang Ronaldo. Kemenangan 2-1 di laga pertama melawan Ghana, nyatanya tak diikuti poin sempurna lainnya. Pada laga terakhir, justru harus menelan kekalahan 4-0 dari Jerman yang akhirnya finis sebagai juara di Brasil.

Namun, Portugal yang dulu bukanlah yang sekarang. FIFA menempatkannya di posisi tiga klasemen negara-negara anggota federasi sepak bola dunia itu. Meski memerlukan kemenangan pada partai terakhir kualifikasi dini hari kemarin untuk menyegel tiket ke Rusia, Portugal sudah cukup impresif selama pekan internasional. Ronaldo bahkan begitu produktif dengan 15 golnya selama kualifikasi. Tak satu joke pemain mencetak lebih darinya, kecuali Robert Lewandowski (16).

Sukses melaju ke Rusia juga menjaga peluang Ronaldo memperpanjang rekor fantastis di panggung internasional. Superstar Portugal tersebut satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol di tujuh turnamen internasional terakhir, mulai Euro 2004 sampai Euro 2016.

Catatannya dimulai dari fase grup melawan Yunani. Juga saat kemenangan atas Belanda di semifinal. Sayang, pertemuan kembali dengan Yunani di final Lisbon saat itu berakhir untuk kekalahan tuan rumah.

Turnamen berikutnya adalah Piala Dunia 2006. Satu golnya membawa Portugal menang 2-0 atas Iran di fase grup. Selecao melaju sampai semifinal di ajang itu.

Sedangkan pada Euro 2008, kembali satu gol dicatatkan atas namanya, yakni saat kemenangan 3-1 atas Republik Ceko pada putaran awal. Perjalanan Portugal kala itu berakhir di perempatfinal dari tangan Jerman.

Dua tahun kemudian, aktor utama Portugal tersebut kembali mencetak gol di Afrika Selatan, yakni mencetak gol ketujuh dalam kemenangan 7-0 atas Korea Utara. Namun, dia harus menyerah dari Spanyol di babak 16 besar.

Euro 2012 menjadi salah satu pencapaian terbaiknya. Ronaldo mencetak tiga gol di ajang tersebut. Didapatinya dari brace dalam kemenangan atas Belanda di fase grup, sebelum mencetak gol kemenangan atas Republik Ceko di perempatfinal. Sayang, Spanyol kembali jadi penghenti langkah Portugal lewat adu penalti di semifinal.

Pada Piala Dunia edisi terakhir, Ronaldo kembali jadi aktor utama lewat gol kemenangan melawan Ghana. Celakanya, Portugal secara mengejutkan berakhir di fase grup.

Puncaknya adalah Euro 2016. Dia memang tak bermain penuh di final musim panas lalu. Namun, dia termasuk jajaran terbaik untuk urusan gol. Mencetak dua gol ke gawang Hungaria di fase grup dan sekali lagi mencetak gol melawan Wales di semifinal. Kontribusinya begitu besar membawa Portugal ke final dan menang atas Prancis.

Sama seperti Messi, Rusia mungkin jadi kesempatan terakhir Ronaldo memenangkan Piala Dunia. Usianya 33 tahun ketika event tersebut digelar musim panas tahun depan.

Pada Piala Dunia 2022, Portugal mungkin telah bertumpu kepada pemain macam Bernardo Silva, Joao Mario, William Carvalho, hingga Andre Silva. Usia Ronaldo sudah 37 tahun saat itu. Dia memang pernah dengan percaya diri menyatakan terus bermain di turn tip sampai usia 40. Tak ada yang tak mungkin, namun tak ada pula yang bisa menjamin. Ronaldo, inilah kesempatan terakhirmu melengkapi puzzle terakhir dari karier gemilang di lapangan hijau! (bby2/k11)

More about ...