Monster hingga Kutukan, Ini 10 Mitos Tentang Gerhana Matahari

Legenda Hindu tentang gerhana matahari mirip dengan legenda Mongolia, karena sama-sama menceritakan dimakannya Matahari oleh penyerang tak berkepala yang telah dihukum menggunakan kekerasan.

Dalam mitos Hindu, ada pertikaian antara kelompok Devata dan kelompok Asura demi menerima amrit (kehidupan kekal) dari sebuah jambangan. Vhisnu menyamar sebagai seorang penari rupawan dan membagikan amrit kepada 2 kelompok tersebut.

Ia meminta dua kelompok itu duduk berbaris secara berseberangan, lalu mulai membagikan amrit tersebut. Tapi ia sebenarnya tidak berniat membagikan amrit kepada kaum Asura, hanya untuk kaum Devata.

Salah satu dari kelompok Asura menyadari apa yang terjadi dan segera berpindah ke kelompok seberang untuk menerima kehidupan kekal. Ketika Vishnu tiba di anggota Asura itu dan ia mulai meminumnya, Matahari dan Bulan menyadari bahwa Asura itu bukan bagian dari kelompok mereka.

Vishnu segera menanggalkan samarannya dan mencabut kepala sang Asura dari tubuhnya. Tapi, Asura itu telah menenggak amrit sehingga ia tidak mati. Kepalanya menjadi Rahu dan tubuhnya menjadi Ketu.

Demi melampiaskan dendam kepada Matahari dan Bulan karena mengungkap penyusupannya, Rahu mengejar-ngejar untuk memakan mereka.

Tapi karena Rahu hanya sekedar kepala, ia tidak bisa menelan Matahari ataupun Bulan yang langsung lolos dari lehernya. Jadi, ketika terjadi gerhana matahari, itu adalah Rahu yang sedang berupaya lagi membalaskan dendamnya.

More about ...