Nadhia Ayu Permata ‘Tak Sengaja’ Jadi Make Up Artist

Surya/


  • Minggu, 31 Desember 2017
  • Cari




  • <!––>Login

“);
});
})
gapi.client.load(‘oauth2’, ‘v2’, function() {
gapi.client.oauth2.userinfo.get().execute(function(resp) {
$(‘#email’).val(resp.email);
})
});
}
} else if (authResult[‘error’]) {
// There was an error.
// Possible blunder codes:
// “access_denied” – User denied entrance to your app
// “immediate_failed” – Could not automatially record in a user
console.log(‘There was an error: ‘ + authResult[‘error’]);
}
}

jQuery(function($) {
$( “#gConnect1,#gConnect2,#gConnect3”).click(function() {
$.cookie(“fconnect”, “true”, {
expires: 2,
path: ‘/’,
domain: ‘.tribunnews.com’,
});
});
});

function logincek(id,types)
{
$.getJSON(“http://www.tribunnews.com/auth/user_cek?callback=?”,
{type:types,uid:id},
function(data) {
if(data.status == 1) {
$.fancybox.close(true);
$(“#userid”).html(‘‘ + data.fullname + ‘‘);
$.getJSON(“http://www.tribunnews.com/auth/user_img?callback=?”, { id : data.user_id,size : ’22’ }, function(data) {
$(“#img_uhead”).html(data.img);
$(“#img_uhead img”).css({“border”:”1px plain #555″,”margin-top”:”-2px”});
$(“#img_uhead”).show();
});
}
else {
if(types == “fb”)
register(‘fb’,’Register with Facebook’);
else if(types == “gplus”)
register(‘gplus’,’Register with Google+’);
}
});
}

Tribun Akun

Tribun Akun

Tribun Akun

div >ul >li { border-left:1px plain rgba(255,255,255,0.1);}
.menu-enjoy > div > ul > li:hover > a,.menu-warta > ul > li > a:hover {
border-bottom:4px plain rgba(0,0,0,0.15)!important;
}
.menu-enjoy .selected a {
border-bottom:4px plain rgba(0,0,0,0.25)!important;
}
.menu-enjoy >div >ul >li >a {
text-shadow: 0px 1px 1px rgba(0,0,0,.2);
}
]]>

Persona

Bagi Nadhia Ayu Permata, menjadi make adult artist adalah ketidaksengajaan. Lho kok bisa? Ini penuturan lulusan Unesa tersebut.

Nadhia Ayu Permata 'Tak Sengaja' Jadi Make Up Artist

SURYA.co.id | SURABAYA – Bagi Nadhia Ayu Permata, Menjadi make adult artist (MUA) bisa dibilang tak disengaja. Sebab, minat besarnya semula adalah menjadi seorang MC atau aktivitas yang berkaitan dengan kepenyiaran.

Namun apa daya, ketika mendaftar SNMPTN, Nadia justru diterima di Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

“Aku sebetulnya ingin masuk ke Jurusan Ilmu Komunikasi. Tapi lolosnya malah yang tata rias. Ya sudah dijalani saja,” kata gadis kelahiran Bojonegoro, 1 Maret 1995 ini.

Menurut Nadia, dunia tata rias ini sebetulnya tidak asing. Sebab, sudah lama pula dia memberanikan diri untuk merias teman-temannya untuk berbagai acara.

“Selama ini ilmunya otodidak saja. Dan Alhamdulillah, sudah banyak pursuit merias tiap akhir pekan,” ungkap Nadia yang juga suka seni sastra.

Belakangan, Nadia menyadari bahwa jadi MUA justru bisa awet dibanding sebagai MC.

“Jadi MUA itu bisa dijalani sampai tua, berbeda sama broadcaster. Kalau jadi MC badan gemuk sedikit sudah nggak laku. Umur sudah tua sedikit saja bakal tergeser sama yang muda-muda,” paparnya.

Nadia yang sering mendukung acara yang digelar Godfather Production ini lalu mengungkapkan pengalamannya sebagai pembawa acara. Dunia di atas panggung ini memberinya dorongan kuat untuk membentuk rasa percaya diri.

Sebab, Nadia sadar tingginya hanya 155 cm sebetulnya kurang pas menjadi seorang MC. Demi tampil lebih remaja dan menarik, Nadia sudah terbiasa pakai sepatu high heels 15 cm.

“Harapannya tentu agar penonton bisa suka liatnya dan bagaimana caranya aku harus jadi core of interest, karena saat itu berperan sebagai MC,” bebernya.

“);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast;
$.getJSON(“http://surabaya.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’39840′,img:’thumb2′}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = ““;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
else img = ”;
if(val.c_title) cat = ““+val.c_title+”“;
else cat = ”;
$(“#latestul”).append(“”+img+””);
});
$(“.loading”).remove();
});
}
else if (getLast 150) {
if ($(“#ltldmr”).length == 0){
$(“#latestul”).append(”);
}
}
}
});
});

function loadmore(){
if ($(“#ltldmr”).length 0) $(“#ltldmr”).remove();
var getLast = parseInt($(“#latestul div:last-child”).attr(“data-sort”));
$(“#latestul”).append(“”);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast ;
$.getJSON(“http://surabaya.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’39840′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = ““;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
else img = ”;
if(val.c_title) cat = ““+val.c_title+”“;
else cat = ”;
$(“#latestul”).append(”

Tribun JualBeli


Alexa

ComScore

More about ...