Normalisasi Kali Krukut Dilakukan Setelah Bukit Duri

INDOPOS.CO.ID – Normalisasi Kali Krukut, Jakarta Selatan, masih menunggu penertiban bangunan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cicasadane (BBWSCC) Iskandar. 

Setelah Pemprov melakukan penertiban, pihaknya akan langsung beraksi. Hal itu seperti yang dilakukan di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Paska-ditertibkan, pihaknya kini sudah melakukan persiapan lapangan dan instalasi alat pancang. “Mudah-mudahan akhir Juli  2017 ini sudah mulai kerja,” kata Iskandar, kemarin (21/7).

Dia mengatakan, penataan dan normalisasi sungai Ciliwung merupakan module Pemerintah Pusat melalui BBWSCC. “Wilayah bantaran kali ciliwung yang terkena penataan sepanjang 700 scale RT.01, 02, 03, dan 04/ RW 12, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan 355 bidang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iskandar mengatakan, pihaknya berharap satu hingga dua hari pelaksanaan penertiban pembongkaran dan pembersihan lokasi sehingga lusa pihaknya sudah bisa memobilisasi alat pancang dua section dan element site pile. “Sedangkan jumlah element yang dibutuhkan sebanyak 1.400 batang site raise dilokasi daerah dewi sartika sudah distok 1.200 dan 200 batang akan diambil dari kanal banjir timur,” jelasnya. 

Iskandar menyebutkan penyelesaian penataan dan normalisasi kali Ciliwung di kelurahan Bukit Duri sepanjang 700 scale akan dikerjakan selama 17 minggu atau sekitar 4 bulan. “Penataan tersebut diantaranya pemasangan site raise dan pembangunan jalan inspeksi dan drainase yang merupakan satu kesatuan pelaksanaan disepanjang lokasi bantaran kali ciliwung  yang di normalisasi,” ucapnya. 

Dia menegaskan, normalisasi sungai Ciliwung diwilayah kelurahan Bukit Duri Jakarta Selatan sebagian sudah selesai dilaksanakan sepanjang 2.000 scale dihulu didekat Dipo KAI. Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan, pihaknya akan menertibkan bangunan yang berdiri di bantara Kali Krukut, Jakarta Selatan. Surat peringatan dan eksekusi akan dilakukan setelah pemerintah selesai membenahi Bukit Duri. Lokasi pertama yang bakal dibenahi adalah lahan yang berada tepat di belakang Kemang Village.

“Kita akan ke Kali Krukut. Kita akan tunggu rekomendasi Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC),” kata Tri.

Tri menjelaskan, pembenahan Kali Krukut akan dilakukan dengan mengembalikan bentuk kali ke bentuk semula. Rencananya kali tersebut diubah sesuai dengan bentuk alam.

“Nanti di belakang Kemang Village itu akan seperti alam. Tidak sheetpilestapi seperti alam,” jelas dia.

Pembenahan kawasan ini akan dibiayai oleh pengembang yang berdiri di sekitar Kali Krukut. Tri mengatakan, pengembang masih memiliki kewajiban membenahi lingkungan sekitar Kali Krukut.

“Dia kan ada kewajiban memperbaiki kali. Maka dia akan bikin seperti alam tidak sheetpiles. Jadi tidak semua harus di sheetpiles,” jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan, normalisasi Kali Krukut tetap dilanjutkan. Bangunan yang berada di sana alan di tertibkan tanpa pandang bulu. “Ini mau dinormalisasi,” ucapnya.

Djarot mengatakan nantinya di bantaran Kali Krukut akan dibangun tanggul dan diperbesar supaya tidak banjir lagi. Dengan begitu, harus ada relokasi rumah. Djarot tidak menjanjikan menggeser rumah atau dengan module rumah tapak. Akan tetapi, harus direlokasi untuk mempermudah normalisasi kali dan mencegah banjir.

“Kita besarin kali Krukut nanti kita kasih tanggul. Makanya rumah-rumah yang di situ yang punya sertifikat itu kita kasih ganti rugi. Kalau yang tidak punya nanti pindahin ke rusun, setuju nggak? Makanya kami itu menolong orang-orang daripada itu janji manis,” tandasnya. (wok)

More about ...