Paul Pogba Tak Ingin Prancis Ulangi Kesalahan Seperti Di Euro 2016

Sepakbola.com, Moskow – Paul Pogba berharap Prancis tidak akan mengulangi kesalahan yang sama jelang final Piala Dunia 2018, seperti saat mereka takluk di final Euro 2016.

Gelandang Manchester United menikmati turnamen yang luar biasa, dan telah menjadi salah satu jimat Les Bleus hingga melaju ke final. Pasukan Didier Deschamps akan menghadapi Kroasia di Luzhniki Stadium Minggu (15/7) malam WIB.

Dua tahun lalu, Prancis juga mencapai final di ajang Euro 2016 sebagai tuan rumah. Tetapi mereka terjungkal di rintangan terakhir, saat kalah 1-0 dari Portugal dalam babak perpanjangan waktu.

Pogba mengaku kesulitan untuk membuang ingatan dari malam yang mengecewakan di Stade de France. Tapi ia tak ingin hal itu terulang kembali, dan final di Moskow akan dijadikannya sebagai pencapaian terbesar dalam kariernya.



Tendang Botol Hingga Kena Penonton Brighton, Pelatih Arsenal…



Konsistensi Jadi Modal Penting Tottenham Untuk Bersaing…

“Saya tahu rasa kekalahan di final dan itu benar-benar tidak baik, sangat pahit,” ujarnya kepada wartawan pada konferensi pers menjelang pertandingan di Stadion Luzhniki di Moskow.

“Kami tidak akan menuju final ini seperti Euro. Kami akan menyelesaikan dengan baik dengan senyum untuk membuat Perancis meledak.”

“Melihat foto-foto, itu luar biasa. Kami ingin melihat ini lagi, dengan para pemain melompat, berteriak, di mana-mana, dengan semua masyrakat Prancis, semua penggemar kami, semua keluarga kami, semua orang.”

Remehkan Portugal di Final Euro 2016

Dia joke coba berbicara terbuka dan jujur mengenai pengalamannya tahun 2016 lalu. Pogba mengaku bahwa Prancis meremehkan situasi dan itu menjadi bumerang. Sekarang, ia menekankan bahwa rekan satu timnya tidak akan membuat kesalahan yang sama lagi.

“Kami tahu itu, Anda semua tahu itu. Saya pikir di Euro kami pikir itu adalah kesepakatan akhir yang dilakukan,” Pogba mengaku.

“Mentalitasnya tidak sama. Saya tidak bisa berbohong ketika kami mengalahkan Jerman [di perempat final], kami pikir itu adalah final. Melawan Portugal, kami berpikir bahwa bahkan jika itu adalah Portugal, dengan langkah mereka [di babak sebelumnya], kami mengatakan untuk diri kita sendiri ‘itu sudah dimenangkan sebelum dimulainya permainan’.”

“Saya pikir itu adalah kesalahan kami. Sekarang, itu tidak sama, dan karena ini, kami sadar tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Kami akan benar-benar mendekati pertandingan ini secara berbeda, kami benar-benar ingin bekerja untuk itu, kami akan fokus untuk memberikan segalanya untuk membawa pulang piala ini.” tandasnya. (Sumber: Manchester United)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini

More about ...