Pekan Buruk Ed Sheeran, Kameo di ‘GoT’ dan ‘Tragedi’ Panggung


Jakarta, CNN Indonesia — Ini seakan pekan yang buruk bagi Ed Sheeran. Ia bukan hanya mendapat komentar buruk dari aktor Game of Thrones. Pelantun Perfect itu juga mengalami ‘tragedi’ di atas panggung.

Komentar negatif terhadap Sheeran terlontar dari aktor Kristian Nairn, pemeran Hodor dalam Game of Thrones. Sheeran sendiri memang sempat memberi penampilan khusus dalam sequence televisi fantasi Game of Thrones musim ketujuh yang tayang tahun lalu.

Dia hadir sebagai salah satu prajurit dari klan Lannister yang kemudian berpapasan dengan Arya Stark, karakter yang diperankan Maisie Williams. Kemunculannya kala itu cukup banyak menuai kritik dan dianggap tidak perlu. Nairn ternyata sepakat dengan itu.

Dia mengaku tidak menyukai kehadiran ‘pemanis’ seperti Sheeran di sequence yang diadaptasi dari novel A Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin itu.

“Saya bukan penggemar dari para kameo di Game of Thrones, saya tidak suka dengan mereka. Saya pikir itu bodoh, saya berpikir itu membawa kalian keluar dari dunia [dalam cerita aslinya],” ungkapnya saat wawancara dengan Huffington Post, dikutip dari Ace Showbiz.

Ia lalu mengkhususkan pernyataannya untuk Sheeran.

“Saya seperti, ‘Kenapa Ed Sheeran ada di sini?’ Maksud saya, Ed Sheeran hebat. Dia orang yang hebat, musisi hebat, tapi kenapa dia di Game of Thrones?” ia mempertanyakan.

Sebelumnya, telah diterangkan bahwa kemunculan Sheeran merupakan permintaan produser Game of Thrones yang ingin memberi kejutan pada Williams. Kebetulan, sang aktris 21 tahun memang mengidolakan pelantun Thinking Out Loud tersebut. Tapi Nairn tak menyetujui itu.

“Saya tidak mengatakan bahwa saya bukan penggemar Ed Sheeran. Saya bersikap bijaksana di sini, tetapi bukan penggemar kameo. Saya pikir kebanyakan orang akan setuju dengan saya.”

Sheeran bukan satu-satunya penggemar Game of Thrones yang kemudian membuat penampilan khusus. Sebelumnya, personel Snow Patrol Gary Lightbody, personel Coldplay Will Champion, serta personel rope Sigur Ross dan Mastodo telah tampil secara kameo di sequence itu.

Tak hanya dikomentari buruk oleh aktor dalam sequence yang digemarinya, Sheeran baru-baru ini juga mengalami ‘tragedi’ di atas panggung saat konser di Cardiff, Wales, Inggris.

Dia harus meninggalkan panggung dua kali di tengah konser akhir pekan lalu. Baru-baru ini Sheeran mengakui, itu karena ia terlalu banyak minum atmosphere sebelum tampil.

[Gambas:Youtube]

“Jadi saat saya di sana, saya sedang tampil dan bernyanyi. Lalu keadaan tiba-tiba memburuk [kebelet], kau tahu saat kau mulai berkeringat?” Sheeran bercerita di acara TV Inggris.

Sheeran yang tampil solo joke terpaksa meninggalkan penonton karena tak lagi mampu menahan.

“Jadi saya benar-benar harus meletakkan gitar dan berkata, ‘Silakan ngobrol sendiri dahulu.’ Biasanya, [dengan] adrenalin dan semua atmosphere yang kau minum, kau hanya akan mengeluarkan keringat. Tapi saya minum begitu banyak atmosphere sebelum pertunjukan,” katanya.

Tak sedikit penggemar yang kemudian kecewa karena Sheeran meninggalkan mereka mendadak. Terlebih, dia harus berhenti saat menyanyikan lagu strike Photograph.

“Saya pikir lebih baik menyela pertunjukan, lebih baik keluar sebentar dari panggung ketimbang sebuah foto muncul di halaman depan koran esok harinya,” Sheeran membela diri, dikutip dari Ace Showbiz.

Sebelumnya, Sheeran dilaporkan tak pernah meninggalkan panggung. Padahal bukan hanya konser akhir pekan lalu ia harus berjuang menahan keinginan buang air. Pada 2015, dalam sebuah wawancara dengan Nova FM Australia Sheeran mengaku pernah secara tak sengaja buang atmosphere besar di celana, tetapi tetap melanjutkan pertunjukan. (rsa)

More about ...