Pengacara Ragukan Postingan Feriyanto Penyebab Demo Sopir Taksi yang Ricuh

Metrotvnews.com, Jakarta: Feriyanto, sopir taksi Bluebird di sidang di PN Jakarta Selatan akibat postingan facebook yang dinilai bernada provokatif. Dia baru saja selesai menjalani sidang perdana kasus yang membelitnya.

Kuasa Hukum Feriyanto, Riesqi Rahmadiansyah mengatakan kliennya tidak murni bersalah. Dia meragukan rusuhnya demo taksi pada Maret lalu buntut dari postingan facebook kliennya.

“Aksi itu sudah di environment oleh kawan-kawan (sopir taksi) bahwa mereka menolak transportasi umum ilegal,” kata Riesqi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (23/6/2016).

Riesqi mempertanyakan seberapa besar pengaruh tautan Feri di facebook sehingga membuat demo berujung anarkistis. Apalagi titik aksi yang menjadi dakwaan jaksa penuntut umum, menurutnya tidak terbukti berlangsung ricuh.

“Dia cuma anggota PPAD biasa dan dia tidak memegang komando apapun. Itu titik aksi yang kita beritahukan, sama sekali tidak ada kerusuhan,” tambah Riesqi.

Riesqi joke menduga Feri hanya tumbal kerusuhan demo taksi yang berujung ricuh. Dia joke menyatakan bakal membeberkan pembelaan itu saat sidang pembacaan eksepsi.

“Karena kita merasa dakwaan jaksa ini ngawur dan kabur. Tidak sesuai dengan fakta. Semoga ada hasil baik dari esepsi ini,” ujarnya.

Feriyanto ditangkap Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Selasa malam 22 Maret, tepat setelah demonstrasi besar-besaran sopir taksi yang berujung ricuh di banyak tempat. Pria yang masih tercatat sebagai sopir taksi Bluebied itu adalah Pemilik akun Facebook “Feri Yanto Pendekar BlueBird”. Akun tersebut dianggap telah melakukan tindak provokasi untuk berdemo.

Feriyanto ditangkap di salah satu pul taksi di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, sekitar pukul 21.30 WIB. Fery didakwa melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo. 45 ayat (2) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Elektronik dan Transaksi Elektronik. Feri juga didakwa melanggar Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

(ALB)

More about ...