Penyebab Banjir Kemang, Kali Krukut akan Dikeruk

Kelurahan Bangka segera akan mengeruk Kali Krukut yang menjadi penyebab banjir kawasan Kemang, karena mengalami penyempitan

KEMANG – Kawasan Kemang di Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, selama ini menjadi langganan banjir terutama saat hujan turun. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah saluran atmosphere di kawasan itu tidak berfungsi dengan baik.

Keberadaan Kali Krukut yang semakin menyempit joke disinyalir menjadi faktor utama banjir yang kerap terjadi di kawasan Kemang. Kini, sudah saatnya untuk segera melakukan normalisasi. Sebab, sedimentasi di kali tersebut sudah sangat parah. 

“Solusi jangka pendeknya adalah pengerukan. Sedangkan untuk jangka panjangnya adalah normalisasi dengan terlebih dahulu dilakukan pembebasan tanah. Sebab, rumah-rumah warga yang ada di RT 02/03 itu bersertifikat, bukan rumah liar,” kata Lurah Bangka, Sulistio di Kemang, Rabu (17/5/2017).

Sulistio menyebutkan, selain di RT 02/03 lokasi lain yang kerap dilanda banjir adalah permukiman warga di RT 03/04. Banjir di kawasan itu terjadi akibat dampak dari meluapnya Kali Mampang yang membelah perkampungan.

Baca : PT Transjakarta Bakal Jual Bahan Pokok di Halte Selama Bulan Ramadan

Menurut dia, kondisi perkampungan yang lebih rendah dari Kali, membuat arus atmosphere dengan mudah meluap dan menggenangi rumah-rumah warga jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kali Mampang itu juga belum dinormalisasikan. Bahkan diturap joke belum, itulah kenapa tiap kali hujan disana sering banjir,” ucapnya.

Selain itu, kawasan Kemang yang padat penduduk juga membuat sejumlah upaya gagal dilakukan. Termasuk rencana untuk menormalisasi Kali Krukut dan Kali Mampang yang terkendala akses masuk bagi kendaraan-kendaraan berat.

“Jadi karena kondisinya sudah terlanjur padat rumah, sudah tidak ada akses kendaraan berat yang bis masuk ke kawasan kali,” tuntasnya.