Portugal Tidak Layak Juara Euro 2016? Ini Komentar Sang Pelatih

Hasil Kualifikasi Piala Dunia Grup B Portugal vs Hongaria 3-0, CR7

Portugal disebut-sebut sebagian kalangan tidak layak juara Euro 2016. Pasalnya, dari tujuh laga yang mereka lakoni di Piala Eropa tahun lalu, Selecao hanya menang sekali dalam waktu normal 90 menit. Namun pelatih Portugal, Fernando Santos menegaskan, faktanya yang berdiri di puncak kejuaraan adalah mereka, bukan tim lain.

Setelah Portugal menekuk Prancis 1-0 di final Euro 2016 around babak perpanjangan waktu, muncul pertanyaan tentang pantas tidaknya Selecao menyandang gelar. Dalam tiga laga awal di babak penyisihan grup, Portugal hanya meraih tiga kali seri; dan lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Di babak sistem gugur pun, Portugal hanya sekali menang dalam dash 90 menit, yaitu kala membekap Wales 2-0 di semifinal. Selebihnya mereka mengalahkan Kroasia di 16 besar via perpanjangan waktu; dan menyingkirkan Polandia di perempat final melalui play adu penalti.

Tahun ini situasi tidak berubah banyak, Di Piala Konfederasi 2017, Portugal sempat bermain imbang 2-2 dengan Meksiko; lantas menang tipis 1-0 dari Rusia. Masih ada partai terakhir di grup, melawan Selandia Baru, tapi orang seakan tidak heran jika Selecao bakal kesulitan.

Hasil Pra Piala Dunia 2018 Zona Eropa Latvia vs Portugal 0-3, r

Tentang performa timnya di turnamen musim lalu dan perbandingannya dengan Piala Konfederasi tahun ini, pelatih Portugal, Fernando Santos menyebutkan, “Saya melihat (ada yang berbicara)  bahwa Portugal hanya memenangkan satu pertandingan dalam dash 90 menit di Piala Eropa tapi itu tidak benar.”

“Tidak ada yang bisa menjadi juara Eropa jika Anda tidak memenangi empat pertandingan (sejak babak sistem gugur dimulai). Tiga partai pertama di penyisihan grup, mungkin kami tidak menang. Tapi sejak saat itu (di babak sistem gugur), jika Anda tidak menang, Anda kalah dan Anda tereliminasi.”

“Jadi, Portugal menang empat laga (sejak babak 16 besar hingga final), jangan lupa itu. Saya rasa interpretasi Anda (tentang Portugal cuma menang sekali) tidak masuk akal. Pertandingan sepakbola (di babak sistem gugur) memiliki kemungkinan 120 menit, tidak hanya 90 menit. Kita membicarakan hal yang berbeda.”